
Manokwari, TopbNews.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat mengarahkan fokus pembangunan tahun 2027 pada peningkatan layanan dasar dan penguatan ekonomi daerah.
Komitmen itu dituangkan dalam hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Papua Barat yang menghasilkan 446 subkegiatan prioritas dengan total kebutuhan anggaran Rp1,05 triliun.
Forum perencanaan tersebut berlangsung di Hotel Aston Niu Manokwari pada Jumat (8/5/2026) dan dihadiri jajaran pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Papua Barat.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyebut penyusunan program pembangunan daerah harus tetap sejalan dengan kebijakan nasional dan kebutuhan masyarakat di daerah.
“Musrenbang menjadi ruang bersama untuk memastikan arah pembangunan berjalan selaras dan tepat sasaran”, kata Dominggus.
Dalam rencana pembangunan 2027, Pemprov Papua Barat memprioritaskan sektor kesehatan melalui penguatan pelayanan medis keliling dan penanganan penyakit menular, termasuk malaria dan tuberkulosis.
Pemerintah juga berupaya memperbaiki distribusi tenaga kesehatan ke wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau.
Pada sektor pendidikan, pemerintah akan mengembangkan sistem sekolah terbuka dan sekolah berasrama untuk memperluas akses belajar bagi anak-anak di daerah pedalaman dan kepulauan.

Selain pelayanan dasar, pemerintah turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan komoditas kakao dan kelapa sebagai sektor unggulan daerah.
Pengembangan destinasi wisata Teluk Triton juga masuk dalam agenda pembangunan, bersama rencana penataan kawasan Anggi menjadi kota kecil dengan karakter khusus.
Pemprov berharap seluruh hasil kesepakatan Musrenbang dapat menjadi dasar penyusunan program kerja dan penganggaran masing-masing perangkat daerah pada tahun mendatang. (*)
Penulis : Rian Lahindah