Di Balik Kesederhanaan, Perempuan Papua Barat Bangun Kekuatan Ekonomi

Manokwari,TopbNews.com – Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Papua Barat menggelar Rapat Kerja periode 2025–2030 di Aula Al Fatih MUI Papua Barat, Sabtu (11/4/2026).

mostbet

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat, Witri, yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menopang dan menggerakkan perekonomian, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan global saat ini.

“Sejarah menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya pelengkap, melainkan arsitek utama dalam percaturan ekonomi. Saat krisis melanda, sektor ekonomi rumah tangga yang dikelola perempuan terbukti menjadi penopang utama”, ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa rapat kerja ini bukan sekadar forum pertemuan, tetapi menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk mendorong kemajuan ekonomi perempuan di Papua Barat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tantangan ekonomi global menuntut perubahan cara kerja yang lebih adaptif dan inovatif, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital.

Beberapa poin strategis turut ditekankan, di antaranya akselerasi literasi digital agar produk-produk unggulan Papua Barat mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, pentingnya sinergi lintas sektor juga menjadi perhatian, dengan membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku usaha perempuan guna menciptakan ekosistem ekonomi yang partisipatif.

Penguatan nilai inklusivitas juga diharapkan mampu menjadikan IPEMI sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang merangkul seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, Ketua PW IPEMI Papua Barat, drg. Anies Hermawanty, menyampaikan bahwa rapat kerja ini menjadi langkah awal dalam menyusun program kerja yang berdampak nyata bagi peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan di Papua Barat.

Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan berbagai program strategis yang mampu memperkuat peran perempuan sebagai pilar ekonomi daerah. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!