
Bintuni, TopbNews.com – Proses pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Teluk Bintuni periode 2026–2029 terus menunjukkan dinamika yang positif seiring dibukanya pendaftaran bakal calon oleh panitia Konferensi Cabang (Konfercab) III.
Pembukaan pendaftaran menjadi penanda dimulainya proses regenerasi kepemimpinan organisasi wartawan di Teluk Bintuni.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) yang digelar secara virtual pada Rabu (25/3/2026), dipimpin Sekretaris PWI Provinsi Papua Barat Jems Aisoki selaku Ketua SC, didampingi Sekretaris SC Muris Muhammad serta Ketua OC Suneth Susy.
Jems Aisoki menjelaskan, tahapan merupakan bagian dari mekanisme organisasi guna memastikan kesinambungan kepemimpinan setelah berakhirnya masa bakti periode 2022–2026.
“Sehubungan dengan berakhirnya masa kepengurusan PWI Teluk Bintuni periode 2022–2026, kami telah melaksanakan rapat pleno untuk membuka pendaftaran bakal calon Ketua PWI Teluk Bintuni periode 2026–2029,” ujarnya.
Selanjutnya, pada Minggu (5/4/2026), panitia juga menggelar rapat koordinasi antara SC dan OC secara daring guna mematangkan pelaksanaan Konfercab III.
Rapat dihadiri Ketua OC Suneth Susy, Dina Rianti, serta jajaran SC yakni Jems Aisoki, Muris Muhammad, dan Anton Sibarani. Turut hadir Ketua PWI Papua Barat Bustam yang memberikan arahan kepada panitia.
Dari hasil koordinasi, Konfercab III PWI Teluk Bintuni dijadwalkan berlangsung 9 April 2026. Sementara masa pendaftaran bakal calon yang semula dibuka pada 25–30 Maret 2026, diperpanjang hingga 8 April 2026 pukul 24.00 WIT untuk memberi ruang partisipasi lebih luas bagi seluruh anggota.
Seiring berjalannya tahapan tersebut, sejumlah nama mulai mengemuka. Sekretaris SC Konfercab III, Muhammad Moris, menyebutkan tiga bakal calon yang telah terdata yakni Adrian Kairupan, Haiser Sitimorang, dan Tantowi Djauhari. Selain itu, Ian Kairupan juga telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bentuk keseriusannya ambil bagian dalam proses pemilihan.
Dalam keterangan, Ian Kairupan menyampaikan keputusan maju dilandasi semangat kebersamaan serta keinginan menghadirkan energi baru bagi organisasi.
“Saya hadir untuk memberikan warna baru. Perbedaan adalah hal yang wajar, namun yang terpenting bagaimana kita menyatukannya menjadi kekuatan bersama. Kita ingin membangun wartawan yang bermartabat, profesional, dan unggul,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia juga mengungkapkan harapannya untuk menghidupkan kembali semangat awal dunia jurnalistik di Teluk Bintuni.
“Saya rindu semangat wartawan seperti dulu. Saya lahir dan besar di Bintuni, dan mungkin sudah saatnya saya kembali untuk ikut membenahi dan merawat rumah ini. Jika diberikan kepercayaan, saya siap menjalankan amanah tersebut,” tambahnya.
Pendaftaran sendiri terbuka bagi seluruh anggota PWI Teluk Bintuni yang memenuhi persyaratan organisasi, di antaranya kelengkapan administrasi keanggotaan sesuai AD/ART PWI, pemahaman organisasi, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik, serta kesiapan menandatangani pakta integritas.
“Yang penting adalah melengkapi berkas dan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan panitia,” tegas Jems Aisoki.
Untuk daftar pemilih tetap (DPT), tercatat sebanyak 13 wartawan pemegang kartu anggota biasa dari pusat, ditambah satu perwakilan dari provinsi, sehingga total pemilih mencapai sekitar 14 orang.
Sementara wartawan muda yang belum memiliki kartu anggota penuh tetap dapat mengikuti jalannya konferensi sebagai peninjau.
Panitia berharap seluruh tahapan ini tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga momentum menghadirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat profesionalisme, soliditas, serta peran PWI sebagai rumah besar insan pers di Teluk Bintuni. (*/rls)