
Teluk Bintuni, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Perhubungan terus mematangkan rencana pembangunan sektor transportasi udara dengan menggelar Konsultasi Publik I penyusunan dokumen Rencana Induk (Master Plan) Bandara Manimeri, Kamis (2 April 2026).
Kegiatan KP-1 menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan infrastruktur strategis daerah, sekaligus membuka ruang partisipasi publik untuk menghimpun masukan, saran, serta aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Victor E. Ririhena, menyampaikan pelaksanaan konsultasi publik ini merupakan bentuk komitmen bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan transportasi udara yang terencana dan berkelanjutan.
“Izinkan saya selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya bersama untuk mendukung pembangunan infrastruktur transportasi udara di Kabupaten Teluk Bintuni,” ujarnya.

Ia menjelaskan, latar belakang kegiatan tidak terlepas dari kebutuhan akan peningkatan konektivitas wilayah yang semakin mendesak, seiring dengan pertumbuhan pembangunan dan mobilitas masyarakat.
Bandara Manimeri diharapkan menjadi pintu gerbang utama yang mampu mendorong arus investasi serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, penyusunan master plan ini juga selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni periode 2025–2030, yakni mewujudkan masyarakat Teluk Bintuni yang sehat, energik, religius, dan andal.
“Pembangunan seperti ini akan memberikan dampak besar, tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga membuka peluang investasi, memperluas akses wilayah, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Victor menambahkan, dalam proses penyusunan dokumen tersebut, pemerintah daerah berkomitmen untuk melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, akademisi, hingga masyarakat, guna memastikan perencanaan yang transparan, partisipatif, dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan perencanaan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan,” tegasnya.
Sementara Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, dalam sambutan menegaskan pembangunan Bandara Manimeri merupakan bagian dari upaya besar pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan dan pemerataan pembangunan di wilayah Teluk Bintuni.
Wakil Bupati mengajak seluruh peserta memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari panitia, pemerintah daerah, DPRK, akademisi, praktisi, hingga masyarakat.
“Forum konsultasi publik ini merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan infrastruktur, khususnya dalam penyusunan dokumen Rencana Induk Bandara Manimeri,” ungkapnya.
Menurutnya, Kabupaten Teluk Bintuni memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun posisi strategis dalam pengembangan wilayah Papua Barat. Namun demikian, tanpa dukungan infrastruktur transportasi yang memadai, potensi tersebut tidak akan berkembang secara optimal.
“Kita menyadari bahwa pembangunan bandara ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi merupakan langkah strategis dalam membuka keterisolasian wilayah, meningkatkan konektivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ditambahkan, perencanaan pembangunan bandara harus dilakukan secara matang, terukur, dan berkelanjutan dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari teknis, lingkungan, sosial, hingga kebutuhan jangka panjang daerah.
Lebih lanjut, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam forum ini. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah harus dilaksanakan secara bersama-sama, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi,” tambahnya.
Melalui forum konsultasi publik ini, diharapkan dapat dihimpun berbagai masukan konstruktif yang akan menjadi dasar dalam penyempurnaan dokumen master plan Bandara Manimeri.
“Dengan adanya diskusi ini, kita berharap dapat menghasilkan perencanaan yang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Teluk Bintuni,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang diskusi yang terbuka, saling bertukar gagasan, serta menyatukan komitmen demi kemajuan daerah.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan harapan agar pembangunan Bandara Manimeri ke depan dapat menjadi salah satu motor penggerak utama kemajuan daerah.
“Semoga setiap langkah pembangunan yang kita lakukan senantiasa mendapat penyertaan dan kemudahan dari Tuhan Yang Maha Esa, serta membawa manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni,” tutupnya.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur pemerintah daerah, DPRK, akademisi, tim survei, serta perwakilan masyarakat yang turut memberikan masukan dan saran dalam proses penyusunan dokumen.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap terbangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya pembangunan bandara sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Penulis : Marthina Marisan