
Manokwari, TopbNews.com – Gubernur Dominggus Mandacan melantik 33 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Senin (16/3/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Gedung PKK Manokwari itu menjadi bagian dari upaya penataan birokrasi sekaligus penguatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Pejabat yang dilantik terdiri dari 17 pejabat administrator, 14 pejabat pengawas dan dua pejabat fungsional. Selain pelantikan, pemerintah provinsi juga melakukan rotasi dan pengisian sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong.
Dalam sambutannya, Dominggus menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada ASN merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan bukan sekadar posisi struktural, tetapi kepercayaan dari pemerintah dan harapan masyarakat Papua Barat. Karena itu pahami tugas pokok dan fungsi serta jalankan dengan integritas dan profesionalisme,” kata Gubernur Dominggus.
Ia menjelaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari sistem pembinaan karier ASN yang dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan kompetensi serta aturan yang berlaku.
Menurutnya, proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintah provinsi juga dilakukan secara tertib, transparan dan akuntabel melalui koordinasi dengan instansi terkait di tingkat pusat.

“Pejabat yang dilantik harus mampu menerjemahkan kebijakan pembangunan daerah ke dalam program kerja yang nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat”, ujarnya.
Dominggus juga meminta seluruh aparatur pemerintah untuk mendukung pelaksanaan tiga program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat, yakni Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas dan Papua Barat Produktif.
Program Papua Barat Sehat difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan, termasuk jaminan kesehatan bagi Orang Asli Papua (OAP).
Sementara Papua Barat Cerdas diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui dukungan bagi pelajar SMA/SMK dan mahasiswa OAP berprestasi.
Adapun Papua Barat Produktif bertujuan memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi lokal serta pemanfaatan potensi daerah. (*)
Penulis : Rian Lahindah