Pimpin Apel Jumat Bersih di Borarsi, Mugiyono Ingatkan Jangan Anggap Sepele Sampah

Manokwari, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar apel gabungan dan kerja bakti Gerakan Jumat Bersih yang digelar di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Jumat (6/3/2026). Hadir unsur TNI–Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, tokoh agama, serta masyarakat.

Aksi bersih-bersih merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Manokwari mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan indah. Gerakan ini juga merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Manokwari Nomor 100.3.4.1/174 Tahun 2026 tentang Gerakan Pembersihan Kota Manokwari secara rutin, sekaligus mendukung program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam arahan Wakil Bupati Mugiyono menegaskan kegiatan Jumat Bersih tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi budaya dan kebiasaan masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya datang, apel, lalu pulang. Kita ingin kegiatan ini menjadi kebiasaan dan budaya baik kita bersama. Kebersihan juga bagian dari pelayanan publik,” tegas Mugiyono di hadapan peserta apel.

Ia juga mengingatkan persoalan lingkungan kini menjadi perhatian besar, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga dunia internasional. Karena itu, kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sampah kecil yang sering dianggap sepele seperti bungkus permen atau plastik sekali pakai, jika dibuang sembarangan oleh banyak orang setiap hari, akan menjadi masalah besar bagi lingkungan.

“Hal-hal kecil sering dianggap tidak penting. Tetapi kalau satu orang membuang satu bungkus setiap hari, lalu dikalikan ribuan warga Manokwari, itu akan menjadi jumlah yang sangat besar,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga mendorong masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik karena selain sulit terurai, pembakaran sampah plastik juga dapat menimbulkan polusi yang berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

Selain kegiatan bersih-bersih, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di Manokwari.

Para peserta kerja bakti juga diminta membawa peralatan kebersihan masing-masing seperti sapu, parang, cangkul, dan karung.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Mugiyono juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI–Polri, khususnya Polresta Manokwari dan Kodim 1801/Manokwari, yang selama ini aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan sosial dan kebersihan lingkungan.

Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mulai menjaga kebersihan dari lingkungan rumah masing-masing tanpa harus menunggu petugas kebersihan.

“Kalau kita bisa kumpulkan sampah sendiri di rumah dan membuangnya ke tempat yang sudah disediakan, itu sudah sangat membantu pemerintah. Mari kita jaga kota ini bersama, karena Manokwari adalah rumah kita semua,” pungkasnya ditutup dengan pantun.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!