Deklarasi BKAG Provinsi Papua Barat Resmi Berdiri, Bupati Hermus: Tonggak Sejarah Pelayanan Umat di Tanah Papua

Manokwari, TopbNews.com – Pembentukan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Provinsi Papua Barat resmi dideklarasikan dalam rangkaian kegiatan Pastor’s Retreat – Level Up Character Building with G.O.S.P.E.L Principles yang digelar pada 25–26 Februari 2026 di Ballroom Aston Niu Hotel, Manokwari.

Deklarasi dibacakan oleh Ketua Panitia, Pdt. Hugo Warpur dan di ikuti oleh seluruh peserta yang menyatakan berdirinya BKAG Provinsi Papua Barat dengan memohon rahmat Bapa, Putra dan Roh Kudus, Tuhan Yesus Kristus.

“Dengan ini kami para pimpinan Badan Kerjasama Antar Gereja kabupaten se-Provinsi Papua Barat mendeklarasikan berdirinya Badan Kerjasama Antar Gereja Provinsi Papua Barat di Manokwari. Tuhan Yesus memberkati pergerakan ini”, ucap Pdt. Hugo Warpur.

Dalam laporannya, Pdt. Hugo Warpur selaku ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 111 peserta dari berbagai kabupaten, termasuk Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.

Ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menurutnya terjadi atas anugerah Tuhan dan dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor dari YISA yang memungkinkan persiapan dilakukan hanya dalam waktu dua bulan.

“Kami tidak pernah membayangkan dalam waktu singkat bisa menghadirkan peserta dari berbagai kabupaten. Ini bukan semata-mata rencana manusia, tetapi anugerah Tuhan”, ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari atas dukungan transportasi dan akomodasi peserta.

Pdt. Hugo menegaskan bahwa kepengurusan BKAG Provinsi yang diumumkan saat ini bersifat sementara dengan masa tugas 1–2 tahun untuk mempersiapkan administrasi dan struktur definitif.

“Kami hanya bekerja sementara untuk mempersiapkan struktur dan administrasi yang baik. Semua akan terakomodir dalam kepengurusan definitif nanti”, tegasnya.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya retreat dan deklarasi BKAG Provinsi Papua Barat.

Menurutnya, pembentukan BKAG Provinsi bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak sejarah penting bagi kehidupan umat Kristen di Tanah Papua.

“Ini ruang partisipasi baru bagi para hamba Tuhan dan sumber daya gereja”, ujar Hermus.

Ia menekankan bahwa semakin banyak organisasi sosial keagamaan yang bertumbuh harus dimaknai sebagai ruang partisipasi, bukan sebagai potensi perpecahan.

“Keberagaman denominasi bukan kelemahan, melainkan kekayaan. Jika dikelola dalam satu wadah kerja sama, akan menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan kesejahteraan umat”, katanya.

Bupati Hermus menjelaskan bahwa pembentukan BKAG Provinsi memiliki sejumlah argumentasi strategis:

  • Memperkuat sinergi dan koordinasi antar gereja lintas kabupaten/kota.
  • Menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
  • Mempermudah dialog dan kolaborasi dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
  • Mengorkestrasi pelayanan sosial keagamaan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Ia juga menegaskan bahwa karakter bangsa tidak dapat dibangun hanya melalui pendekatan struktural, tetapi membutuhkan peran aktif lembaga keagamaan.

“Kita membutuhkan penguatan karakter pelayan Tuhan agar mampu menjadi teladan nyata di tengah masyarakat”, ujarnya.

Bupati Hermus juga menyatakan dukungan penuh terhadap BKAG Provinsi Papua Barat dan berharap kepengurusan definitif segera terbentuk dengan struktur yang kuat dan terkoordinasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Retreat hamba Tuhan yang mengusung tema Character Building with G.O.S.P.E.L Principles tersebut dinilai relevan dalam menjawab tantangan moral dan spiritual yang semakin kompleks di tengah masyarakat.

Dengan resmi berdirinya BKAG Provinsi Papua Barat, diharapkan sinergi gereja dan pemerintah semakin solid dalam mewujudkan kesejahteraan umat serta membangun Papua Barat yang harmonis, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Injil. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!