Jajanan Kukusan, Pilihan Menu Sehat Tradisional

Manokwari, TopbNews.com — Jajanan tradisional berbasis kukusan kembali diminati masyarakat di Manokwari, seiring meningkatnya minat terhadap makanan yang diolah tanpa minyak. Berbagai menu kukusan kini menjadi pilihan masyarakat untuk konsumsi harian.

Salah satu pedagang kukusan tradisional, Ilham (30) mengaku membuka lapak jajanan kukusan di samping ruko Kimia Farma, Suapen, sejak Desember 2025.

Setiap hari ia mulai berjualan sejak pukul 06.00 WIT hingga dagangannya habis terjual, biasanya sekitar pukul 11.00 WIT.

“Biasanya buka jam enam pagi, kalau sudah habis ya tutup. Paling lama sampai jam sebelas siang,” ujar Ilham saat ditemui, Rabu (21/01).

Beragam menu kukusan dijual Ilham, di antaranya telur ayam kukus seharga Rp5.000 per butir, telur puyuh tiga butir Rp5.000, serta aneka kacang-kacangan dengan harga mulai Rp2.000 hingga Rp5.000. Selain itu, tersedia juga jagung, betatas, keladi, sambal, dan pisang kukus dengan harga Rp2.000 per potong.

Ilham menyebut, ubi ungu menjadi menu yang paling banyak diminati pembeli dibandingkan menu lainnya.

“Yang paling cepat habis itu ubi ungu,” katanya.

Dari hasil penjualan tersebut, Ilham mengaku mampu memperoleh omzet harian sekitar Rp500.000 hingga Rp800.000, tergantung pada jumlah pembeli setiap harinya.

Menurut Ilham, meningkatnya minat masyarakat terhadap jajanan kukusan dipengaruhi oleh cara pengolahan yang sederhana serta harga yang terjangkau. Ia menilai usaha jajanan kukusan masih memiliki peluang di tengah maraknya makanan cepat saji dan jajanan modern. (TOP-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!