
Jayapura TopbNews.com – Keluarga Besar Masyarakat Se-Pegunungan Tengah Papua (KBMPTP) Wilayah Perbatasan RI–PNG Kota Jayapura menggelar Perayaan Natal Bersama Tahun 2025, yang berlangsung di Koya Timur, Jumat (16/1/2026).
Perayaan Natal tersebut dihadiri Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, Gubernur Papua Pegunungan, jhon Tabo, bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, kepala-kepala suku sektor, serta masyarakat KBMPTP yang berdomisili di wilayah perbatasan RI–PNG dan Kota Jayapura.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jayapura menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas penyertaan dan kasih setia-Nya sehingga seluruh masyarakat dapat meninggalkan tahun 2025 dan memasuki tahun baru 2026 dengan penuh pengharapan.
“Kita bersyukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya. Kita telah meninggalkan tahun 2025 dan hari ini kita memasuki tahun yang baru, tahun 2026, dengan penuh sukacita dan iman. Kebersamaan ini harus terus dijaga dalam membangun Kota Jayapura”, ujarnya.

Abisai Rollo menyebut Tuhan masih memberikan kesehatan dan kekuatan sampai hari ini. Karena itu, di tahun yang baru ini, ia mengajak masyarakat menjalani dengan sukacita agar berkat Tuhan selalu menyertai.
Pada perayaan Natal tersebut, masyarakat melaksanakan tradisi bakar batu dengan memotong 37 ekor babi dan 150 ekor ayam sebagai wujud syukur dan kebersamaan.
“Yang paling penting dari perayaan Natal bukanlah kemeriahan semata, melainkan mempererat ikatan persaudaraan dan kekeluargaan di antara masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengikat hubungan persaudaraan dan kekeluargaan agar kita bersama-sama menjaga Kota Jayapura dan membangunnya untuk kemuliaan Tuhan”, ungkapnya.

Dirinya menambahkan, kepada 16 kepala suku sektor yang baru dilantik, agar dapat membimbing dan mengarahkan masyarakatnya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memelihara kerukunan keluarga, serta memperkuat kebersamaan sebagai masyarakat Kota Jayapura.
“Mari kita bersatu, bergandengan tangan, menjaga kebersamaan kita di negeri yang kita cintai ini, Negeri Port Numbay, Negeri Matahari Terbit. Di sinilah kita hidup, di sinilah kita bersatu, dan di sinilah kita menjaga kebersamaan kita”, tandasnya. (*)
Penulis : Rachel