Doa Bersama dan Sosialisasi SITKAMTIBMAS Suku MOI Sorong : Komitmen Jaga Stabilitas di Tanah MOI

Kota Sorong, TopbNews.com – Menjelang Desember dan menyongsong Natal di Tanah Papua, masyarakat Suku MOI di Klasaman, Distrik Sorong Timur, menggelar doa bersama dan sosialisasi keamanan, Minggu (30/11/2025). Kegiatan di pimpin Simson Suu, Ketua Bidang Pengendalian Konflik Dewan Adat Suku MOI, dan dihadiri sekitar 30 warga.

mostbet

Simson menyampaikan kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi masyarakat adat untuk memperkuat kewaspadaan, mempererat kekompakan, serta memastikan Kota Sorong tetap kondusif memasuki bulan Desember, periode dengan intensitas kegiatan sosial dan keagamaan yang tinggi.

Dalam arahan, Simson juga menegaskan pentingnya menjaga kejernihan informasi serta tidak terjebak pada provokasi dari pihak mana pun yang dapat memecah belah hubungan antarsuku dan antar warga. Ia juga menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Kita harus menjadi masyarakat yang tangguh, tidak mudah digiring pada isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Kebersamaan dan ketenangan adalah kunci,” tegas Simson.

Sosialisasi ini juga menyoroti pentingnya peran keluarga, terutama orang tua, dalam memberi pemahaman kepada remaja agar tidak terpengaruh narasi yang memicu konflik.

Pada kesempatan ini, masyarakat Suku MOI menyatakan dukungan terhadap upaya pengamanan wilayah yang dilakukan pemerintah daerah dan aparat terkait. Dukungan ini mencakup menjaga situasi tetap aman mulai 1 Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Periode ketika aktivitas masyarakat meningkat karena perayaan Natal dan Tahun Baru.

Komitmen warga disebut sebagai bentuk tanggung jawab bersama demi terpeliharanya suasana yang damai, penuh sukacita, dan harmonis di Kota Sorong.

Kegiatan dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, serta mama-mama Suku MOI. Kehadiran seluruh unsur masyarakat tersebut menjadi sinyal kuat bahwa komitmen menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga agenda kolektif yang melibatkan seluruh elemen sosial di lingkungan Klasaman.

Selain doa dan penyampaian imbauan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat menghadapi potensi gangguan keamanan. Edukasi mengenai pentingnya sikap saling menjaga, dialog, dan kewaspadaan menjadi bagian utama sosialisasi.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat meredam kecemasan publik serta mencegah potensi kerawanan sosial yang mungkin terjadi akibat beredarnya berbagai narasi dan simbol-simbol yang sensitif di ruang publik.

Kedepan, Simson berharap berbagai pihak yang terlibat berencana melanjutkan penguatan komunikasi dengan kepala suku dan tokoh masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya stabilitas keamanan serta mendukung program-program pembangunan yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat Papua.

Kegiatan doa bersama dan sosialisasi SITKAMTIBMAS menegaskan bahwa masyarakat Suku MOI siap menjaga ketertiban, merawat persatuan, serta memastikan Kota Sorong tetap aman dan damai menjelang Desember dan tahun baru.

Upaya kolaboratif antara tokoh adat, masyarakat, dan unsur pemerintah menjadi modal penting bagi terciptanya ruang hidup yang stabil, kondusif, dan sejahtera di wilayah Sorong Raya. (PBD-TOP02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!