
Manokwari, TopbNews.com – Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari menggelar kegiatan sosialisasi Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba dan Parenting Ketahanan Keluarga, Senin (6/10/2025) di kantor Bupati.
Sebanyak 21 keluarga dari beberapa kelurahan, dengan total peserta sebanyak 42 orang, terdiri dari orang tua dan anak.
Tujuannya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta peran aktif keluarga dalam mewujudkan keluarga yang sehat, tangguh, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam arahan menegaskan keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Ia menyebut keluarga sebagai “sekolah pertama”, tempat anak-anak belajar tentang nilai, moral, dan tanggung jawab sosial.
“Keluarga adalah fondasi utama pembangunan manusia. Di sanalah anak-anak belajar kasih sayang, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian. Karena itu, keluarga yang sehat dan harmonis akan melahirkan generasi yang kuat dan berkarakter,” ungkap Bupati Hermus.

Menurut Bupati ancaman narkoba kini sudah semakin nyata dan dekat dengan kehidupan masyarakat, bahkan telah menyusup ke berbagai kalangan tanpa pandang usia.
“Narkoba bukan lagi masalah yang jauh dari kita. Ia sudah berada di depan mata dan mengintai masa depan anak-anak kita. Maka saya mengajak seluruh masyarakat Manokwari untuk bersama-sama menjadi benteng pertahanan bagi generasi muda, dengan memulai dari rumah kita masing-masing,” tegasnya.
Hermus menekankan pemerintah daerah terus mendorong kerja sama lintas sektor dalam menanggulangi bahaya narkoba, termasuk melalui kemitraan dengan PKK, lembaga pendidikan, dan komunitas masyarakat. Ia juga mengapresiasi langkah TP-PKK Manokwari yang aktif mengedukasi keluarga melalui kegiatan sosialisasi dan parenting.
“Upaya PKK ini sangat strategis. Pencegahan narkoba tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi harus dibangun dari kesadaran keluarga. Jika keluarga kuat, masyarakat akan tangguh, dan Manokwari akan menjadi daerah yang maju serta berdaya saing,” ujar Bupati.
“Kami ingin Manokwari tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga menjadi kabupaten yang unggul dalam karakter dan moralitas. Untuk itu, pemerintah akan terus mendukung program-program PKK yang sejalan dengan semangat membangun manusia yang sehat jasmani, rohani, dan sosial,” kata Hermus.
Bupati berharap seluruh keluarga di Manokwari menjadikan rumah sebagai tempat yang aman, penuh kasih, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun pengaruh negatif lingkungan.
“Mari kita jadikan keluarga sebagai benteng kasih sayang dan tempat terbaik bagi anak-anak untuk bertumbuh. Karena masa depan Manokwari, Papua Barat, bahkan Indonesia, dimulai dari rumah tangga yang sehat dan bahagia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari peringatan HKG PKK ke-53 yang mengusung semangat “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sehat dan Tangguh”.
Menurut Febelina, keluarga memiliki peran vital dalam membentuk karakter anak dan ketahanan sosial masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman tentang pola asuh positif (positive parenting), pentingnya komunikasi efektif dalam keluarga, serta upaya mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan motivasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya peran keluarga dalam membangun generasi yang sehat dan bebas narkoba. Keluarga harus menjadi tempat pertama bagi anak-anak menemukan cinta, bimbingan, dan teladan,” ujar Febelina
Seluruh pembiayaan kegiatan ini bersumber dari hibah Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) tahun anggaran 2025.
“Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi gerakan bersama menuju Manokwari yang tangguh, sehat, dan sejahtera,” tutup Febelina.
Penulis : Marthina Marisan