
Wasior, TopbNews.com – Sedikitnya 8.000 tamu dari berbagai daerah dipastikan akan hadir dalam perayaan 1 Abad Nubuatan I.S. Kijne yang akan digelar di Teluk Wondama pada 25 Oktober 2025 mendatang.
Pemerintah daerah pun terus mematangkan persiapan agar momentum bersejarah ini berjalan lancar dan berkesan bagi seluruh jemaat yang datang.
Wakil Bupati Teluk Wondama, Anthonius Marani, menegaskan bahwa kesuksesan acara akbar tersebut hanya bisa diwujudkan dengan kerjasama dan dukungan dari semua pihak.
“Kami sudah membantu panitia sesuai kemampuan keuangan daerah. Selain itu, pemerintah juga mendukung panitia di 15 jemaat yang nantinya menjadi tuan rumah bagi para tamu”, kata Marani.
Menurutnya, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus dengan menugaskan dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mendampingi panitia, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti MCK, air bersih, profil tank, hingga perlengkapan tidur.
Untuk mengatasi keterbatasan akomodasi, pemerintah juga tengah mengupayakan tambahan penginapan dengan menghadirkan kapal Pelni sebagai tempat singgah.
“Bupati sementara mengurus hal ini di Jakarta. Kita berdoa mudah-mudahan kapal bisa hadir di Manokwari tanggal 25, dan tiba di sini pada hari yang sama”, jelasnya.
Selain kapal Pelni, aula Gereja, sekolah, hingga balai distrik di 15 jemaat juga telah disiapkan sebagai tempat penginapan alternatif bagi para tamu.
Marani mengingatkan bahwa keamanan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat. Ia mengajak seluruh masyarakat Teluk Wondama untuk menjaga kondusivitas selama perayaan berlangsung.
“Kalau kita bersatu dan berkomitmen, tentu semua bisa berjalan dengan baik”, pesannya.
Marani menegaskan, perayaan 1 Abad Nubuatan I.S. Kijne merupakan momen sakral bagi umat GKI di Tanah Papua dan harus dijaga dengan kebersamaan.
“Mari kita dukung pemerintah, menjaga dan merawat apa yang sudah dibangun, serta memiliki rasa tanggung jawab bersama. Karena pembangunan tidak bisa berhasil tanpa dukungan masyarakat”, tutupnya. (*)
Penulis : Marthina Marisan