Bupati Hermus Sampaikan Pidato Penutupan Sidang KUPA-PPAS Perubahan APBD 2025

Manokwari, TopbNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari resmi menutup Persidangan Masa Sidang I Tahun Persidangan 2025 – 2026 Tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Terkait Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manokwari Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang utama DPRD Manokwari, Senin (29/9) malam.

Bupati Manokwari Hermus Indou dalam pidatonya memberikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta semua pihak yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi.

Menurut Hermus, penyusunan dan pembahasan KUPA-PPAS merupakan kewajiban konstitusional yang harus dijalankan pemerintah daerah bersama DPRD.

Dokumen ini menjadi pijakan penting dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025.

“Kesepakatan yang kita capai hari ini adalah bentuk tanggung jawab bersama antara eksekutif dan legislatif untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di Manokwari. Semua proses ini adalah bagian dari upaya kita menata kebijakan fiskal yang sehat, transparan, dan akuntabel”, tegas Hermus.

Bupati juga mengingatkan bahwa tahun 2025 masih penuh tantangan, khususnya terkait kondisi perekonomian daerah yang belum sepenuhnya stabil pasca dinamika nasional dan global.

Hal ini menuntut pemerintah melakukan efisiensi, restrukturisasi program, serta penyesuaian ulang kegiatan pembangunan.

Ia menegaskan, efisiensi anggaran dan penataan ulang program merupakan langkah penting agar administrasi keuangan daerah tetap tertib dan akuntabel.

Meski diakui masih ada keterlambatan administrasi yang berdampak pada lambannya pelayanan publik, pemerintah berkomitmen memperbaiki kinerja agar lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Hermus berharap, dengan ditetapkannya KUPA-PPAS Perubahan 2025, seluruh program prioritas dapat segera dijalankan.

Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat kolektif dalam membangun Manokwari yang maju dan sejahtera.

“Dengan kerja sama yang solid, saya optimis kita dapat mencermati dan merencanakan kondisi daerah dengan baik demi kepentingan masyarakat. Harapan saya, kesepakatan ini segera ditetapkan sesuai jadwal agar seluruh program berjalan dengan baik”, ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pembangunan daerah ke depan harus diarahkan pada percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, serta terwujudnya kemandirian fiskal daerah.

Di akhir pidatonya, Hermus menyampaikan pesan penuh semangat dan komitmen untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

“Manokwari untuk semua, semua untuk Manokwari. God bless the land of Papua, God bless the land of Manokwari”, tutupnya. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!