
Jayapura, Topbnews – Penjabat Walikota Jayapura meminta semua warga menjaga sumber air di sepanjang Gunung Cyclop. Dengan terjaganya sumber air, maka debet air dan pasokan air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura akan terjaga.
“Stop membocorkan pipa atau sambungan liar. Karena itu akan merugikan banyak orang. Ke depan kita akan mengatur regulasi untuk penertiban saluran air bersih. Sehingga siapapun yang lakukan tindakan di luar hukum akan ditindak,” kata Penjabat Walikota Jayapura, Frans Pekey saat peluncuran logo dan nama baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura.
Saat ini, PDAM Jayapura, resmi berganti badan hukum dan bernama PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda).
“Dengan logo PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani hari ini memiliki makna tersendiri yakni perubahan untuk peningkatan dari kelembagaan perusahaan daerah menjadi PT,” kata Frans Pekey saat peluncuran logo.
Frans Pekey berharap dengan badan hukum dan logo baru, petugas juga harus bisa meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam bekerja. “Selain itu, bisa memiliki tata kelola manajemen yang baik, dan memberikan pelayanan air bersih dan berkontribusi dalam memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Jayapura,” ujarnya.
Pekey berharap, pembaharuan nama perusahaan saat ini, akan memberikan semangat dan motivasi yang baru Bagi seluruh direksi dan karyawan, untuk semakin maju terutama dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat baik di Kota maupun di Kabupaten Jayapura.
Di tempat yang sama, Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna mengatakan, pada 16 Desember 2022 lalu DPRD Jayapura telah mengesahkan perubahan badan hukum PDAM Jayapura menjadi PT Perseroda. “Dengan perubahan badan hukum ini, akan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga bukan hanya ganti logo saja, tetapi lebih semangat melakukan pelayanan prima dan terus menerus bisa memuaskan para pelanggan,”katanya. (*)
Penulis: Natalia