
Nabire, TopbNews.com – Melanjutkan agenda reses kedua tahun 2025, Anggota Komisi V Dewan Perwakikan Rakyat Provinsi Papua Tengah, Stella Misiro mengunjungi Kampung Nifasi, Distrik Makimi Kabupaten Nabire.
Dalam Kunjungannya, Stella Misiro yang merupakan Sekertaris dari Fraksi Otsus ini disambut antusias oleh masyarakat Nifasi dengan menggelar prosesi bakar batu.
Usai melaksanakan bakar batu dan makan bersama warga, Stella Misiro yang didampingi Kepala Kampung, Budi Kogoya membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasinya.
Dia mengatakan pihaknya melakukan reses sebagai bentuk kewajiban bertemu dan berdialog untuk menerima serta mendengar aspirasi masyarakat.
“Reses ini merupakan kesempatan bagi kami anggota DPRP Papua Tengah tidak hanya untuk bertatap muka saja, berdiskusi, berdialog dan menyerap aspirasi tapi ini sekaligus untuk mengetahui apa yang diinginkan, dibutuhkan masyarakat yang berada di wilayah timur nabire ini”, katanya.
Dalam tatap muka bersama warga, banyak hal yang disampaikan dan diusulkan warga Kampung Nifasi. Mulai dari perbaikan infrastruktur, akses transportasi bagi pelajar, masalah jaringan telekomunikasi, layanan kesehatan hingga lemahnya pemberdayaan UMKM.
Seorang mama warga nifasi mengatakan, minimnya layanan kesehatan menjadi persoalan warga.
“Puskesmas yang ada sekarang banyak sekali kekurangan perlengkapan. Kadang kami bawa keluarga periksa ke puskesmas tapi disuruh ke kota karena banyak alat yang tidak lengkap.
Dari puskesmas Lagari sampai ke kota itu jauh ibu, jadi kalau boleh tolong lengkapi peralatan kesehatan di puskesmas supaya kami bisa berobat baik”, katanya dengan nada bergetar.
Ia juga menyampaikan keinginannya untuk memiliki fasilitas untuk berjualan hasil kebun berupa pinang.
“Ditempat lain di orang orang punya pondok pondok jualan pinang yang bagus, permanen kami juga ingin punya seperti itu.
Supaya kami juga bisa berjualan dengan baik, terhindar dari panas dan hujan. Karena itu juga bantu kami punya perekonomian keluarga”, katanya.
Tidak hanya itu, warga lainnya juga menyampaikan perlunya renovasi sekolah SD Inpres yang ada di nifasi dan sulitnya akses transportasi bagi pelajar.
“Sekolah SD Inpres nifasi ini sudah rusak parah dan perlu direnovasi, belum lagi guru guru yang mengajar dari jam 9 pagi terus pulang jam 10. Bagaimana nasib anak anak ini kalau SDM seperti itu”, ungkapnya.
Bukan hanya sulitnya transportasi bagi para pelajar, kesulitan serupa juga dirasakan oleh warga sekitar.
“Kami di kampung Nifasi ini pada umumnya banyak yang tidak memiliki kendaraan pribadi untuk antar jemput anak-anak sekolah, jadi kami mohon bagaimana caranya agar kami di Kampung Nifasi dibantu sebuah alat transportasi bagi mereka”, ujarnya.
Selain itu, masalah air bersih juga menjadi catatan di Kampung Nifasi. Dimana saat ini hanya ada satu sumber air bersih dari kali Waimaro.
“Kita sudah di survei tapi semua tinggal janji janji dan tidak ada realisasi sampai hari ini. Padahal itu bisa memenuhi kebutuhan kami untuk air bersih baik dari worbak sampai di nifasi. Jadi kami mohon itu untuk dibuat bagaimana caranya bisa ada air bersih”, pintanya.
Usai mendengar semua aspirasi dan kebutuhan warga Nifasi, Stella menyampaikan akan segera membawa aspirasi warga kampung Nifasi ke Parlemen.
“Apa yang menjadi kerinduan dan kebutuhan bapa, mama semua di Nifasi telah menjadi catatan saya. Semoga dari semua yang disampaikan, akan saya dorong dan semoga segera mendapat respon dari dinas terkait”, ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Nifasi, Budi Kogoya yang juga hadir menyampaikan apresiasinya kepada Stella Misiro yang telah hadir di kampung Nifasi .
“Terimakasih kepada Ibu Stella yang telah hadir di sini, dan telah berdialog bersama warga.
Semoga dari apa yang disampaikan warga di kampung ini dapat segera terealisasi”, ujarnya.
Menurut Budi, dana kampung yang ada saat ini tidak bisa menjawab semua kebutuhan masyarakat di Nifasi.
“Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat telah kami akomodir beberapa seperti MCK, bantuan rumah bagi warga dan lainnya. Tapi semua memang harus bertahap tidak satu kali”, jelasnya.
Ia berharap dengan adanya reses yang dilaksanakan oleh Anggota Komisi V DPRP Papua Tengah, Stella Misiro, dapat menjawab apa yang menjadi kebutuhan warga di Kampung Nifasi. (*)
Penulis : Rachel