
Manokwari, TopbNews.com – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Exco Partai Buruh Provinsi Papua Barat yang digelar Selasa (8/7/2025) mengusung komitmen memperjuangkan hak-hak rakyat kecil, khususnya di Tanah Papua.
Ketua Umum Partai Buruh Papua Barat, Jhon Aunsi Panggeti, menyampaikan harapan agar RAKERDA menjadi momentum strategis untuk mencetak kader terbaik yang siap berjuang demi kesejahteraan rakyat.
Ia menegaskan meskipun Partai Buruh masih terbilang baru di Papua Barat, komitmennya untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan kedamaian tetap teguh.
“Saya percaya, perjuangan Partai Buruh akan menjadi suara bagi mereka yang selama ini terpinggirkan. Terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, khususnya perwakilan Gubernur dan Bupati Manokwari. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak/Ibu semua,” ujar Jhon.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, hadir dan memberikan sambutan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakerda.

“Saya berharap forum ini melahirkan kebijakan yang berkualitas dan membawa manfaat bagi masyarakat. Partai politik bukan sekadar alat kekuasaan, tetapi jembatan untuk menyalurkan aspirasi rakyat,” tegas Hermus.
Hermus menambahkan, keberadaan partai seperti Partai Buruh harus menjadi instrumen demokrasi yang membela kepentingan rakyat kecil, serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah demi keadilan sosial.
Sementara Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, yang hadir secara virtual melalui Zoom, menekankan Rakerda merupakan bagian dari persiapan menuju Musyawarah Daerah Partai Buruh Papua Barat yang dijadwalkan Februari 2026.

Iqbal memaparkan lima jaminan sosial utama yang menjadi perjuangan Partai Buruh dalam menciptakan negara kesejahteraan (welfare state) yaitu Jaminan Pangan, Jaminan Pendidikan, Jaminan Air Bersih, Jaminan Ketenagakerjaan dan Pengangguran, serta Jaminan Perumahan.
“Haram hukumnya orang miskin di negeri yang kaya! Kekayaan Papua Barat harus kembali kepada rakyat,” seru Iqbal dengan tegas.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam sambutan menilai kehadiran Partai Buruh menjadi bagian penting dalam dinamika politik daerah yang terus berkembang. Ia menilai Partai Buruh memiliki peran strategis dalam memperjuangkan hak-hak guru, pekerja, dan buruh.
“Papua Barat yang kaya akan sumber daya alam membutuhkan peran aktif dari semua elemen, termasuk partai politik seperti Partai Buruh, agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dominggus.
Dominggus juga menginformasikan pemerintah sedang menyiapkan Panitia Sembilan yang akan menilai dan menyusun kebijakan terkait hak-hak tenaga kerja di wilayah Papua Barat, termasuk Kabupaten Manokwari.
Penulis: Marthina Marisan