Polisi Identifikasi Lima Pelaku Pencurian di Puskesmas Sanggeng

Manokwari, TopbNews.com — Rentetan aksi pelaku pencurian peralatan medis di Puskesmas Sanggeng mulai terbongkar.

mostbet

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manokwari berhasil mengidentifikasi 5 (lima) orang terduga pelaku yang selama ini diduga beraksi di fasilitas kesehatan tersebut.

Kepala Satuan Reskrim, AKP. Raja Putra Napitupulu, menyatakan terobosan dalam kasus ini diperoleh dari hasil keterangan saksi yang sempat melihat langsung wajah para pelaku.

“Berkat informasi saksi, kami kini sudah mengetahui identitas kelima pelaku yang diduga melakukan pencurian di Puskesmas Sanggeng,” ungkap Raja kepada awak media, Rabu (25/6/2025).

Ironisnya, pencurian bukan hanya terjadi sekali.
Menurut Raja, sebelum laporan resmi diterima Sabtu lalu, Puskesmas Sanggeng sudah beberapa kali menjadi sasaran pencurian, sayangnya kejadian tersebut tidak pernah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Aksi pencurian sebelumnya terjadi bulan Mei, tapi tidak ada laporan masuk. Ini menjadi tantangan karena tanpa laporan resmi, kami tidak bisa melakukan tindakan maksimal,” jelasnya.

Puskesmas, yang seharusnya menjadi tempat pelayanan kesehatan masyarakat, justru menjadi korban kejahatan berulang.

Kejadian ini mengganggu operasional pelayanan dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan tenaga medis maupun warga yang datang berobat.

AKP Raja menegaskan, pihaknya akan segera melakukan penangkapan terhadap para pelaku dan mengingatkan masyarakat serta pengelola fasilitas publik untuk segera melapor jika mengalami kejadian serupa.

“Kejadian ini menjadi pelajaran penting. Segera laporkan jika terjadi tindak kejahatan, agar bisa kami tangani cepat dan pelaku tidak punya ruang untuk mengulanginya,” tegasnya.

Polresta Manokwari terus berupaya memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga fasilitas umum yang rawan tindak kriminal.

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!