
Bintuni, TopbNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPRP PB) apresiasi pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni pada hari ulang tahun (HUT) ke-22. Pemda diharapkan mewujudkan mimpi baru.
Kabupaten Teluk Bintuni dibawah kepemimpinan Yohanes Manibuy – Joko Lingara mulai melanjutkan program pembangunan pemerintahan Petrus Kasihiw – Matret Kokop.
Wakil ketua II DPRP Papua Barat Syamsudin Seknun mengatakan, sejumlah program pembangunan yang menjadi kado pada dirgahayu ke-22 tepatnya tanggal 9 Juni 2025.
Salah satu kado terindah yang diwujudkan dalam kepemimpinan Bupati Yohanes Manibuy yaitu hadirnya Universitas Muhammadyah Teluk Bintuni (UNIMUTU).
Perguruan Tinggi Swasta pertama di Teluk Bintuni yang diluncurkan pada tanggal 10 Juni 2025 ini dapat menjawab pembangunan sumber daya manusia (SDM) generasi papua di sektor pendidikan.
“UNIMUTU adalah Universitas pertama di Teluk Bintuni, ini adalah wujud mimpi masyarakat Teluk Bintuni”, ucap Seknun dalam keterangan persnya kepada wartawan usai mengikuti acara puncak hari jadi ke-22 di Gelanggang Argosigemerai SP 5 Bintuni, Rabu (11/6/2025).

Acara puncak HUT Teluk Bintuni dihadiri sejumlah pejabat penting diantara, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Pimpinan DPD RI, Senator dapil Papua Barat, anggota DPR RI dapil Papua Barat, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, bersama pimpinan OPD Provinsi, pimpinan dan anggota DPRP, Forkopimda Papua Barat serta tamu lainnya.
Kehadiran para petinggi pemerintah pusat dan provinsi Papua Barat menandakan bahwa pemda setempat sangat serius melakukan terobosan dalam mengejar target pembangunan sesuai visi-misi pemerintahan saat ini.
“Hal ini membuktikan bahwa pemerintah provinsi dalam hal ini Gubernur dan DPRP bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Teluk Bintuni yang merupakan Kabupaten penghasil pendapatan terbesar APBD Papua Barat”, ujarnya.
Ia berharap, dalam RPJMD Gubernur Papua Barat tahun 2025-2030 dapat memperhatikan Kabupaten Teluk Bintuni.
“Kami anggota DPRP dari dapil Papua Barat 3 dan juga pimpinan DPRP Papua Barat selalu bersinergi dengan Bupati dalam memperjuangkan program pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni pada tahun 2026 dan seterusnya”, tutup Sase. (*/red)