
Manokwari, TopbNews.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Papua Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-6 sebagai langkah strategis dalam memperkuat struktur partai dan menyusun agenda politik ke depan.
Kegiatan ini berlangsung di salah satu Hotel di Manokwari, Rabu (30/4), dan menjadi titik awal regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.
Muswil ini menghadirkan Ketua DPP PBB Bidang Infrastruktur Zona III, Azhar, serta para pengurus cabang dari tujuh kabupaten, yakni Fakfak, Kaimana, Teluk Bintuni, Manokwari, Teluk Wondama, Manokwari Selatan, dan Pegunungan Arfak. Sejumlah ketua partai politik tingkat provinsi juga turut memberi dukungan dalam forum tersebut.

Sekretaris DPW PBB Papua Barat, Sirudin Rumalutur, menyampaikan bahwa Muswil kali ini bukan hanya ajang pergantian kepemimpinan, melainkan juga proses penguatan arah perjuangan partai.
“Muswil adalah momentum untuk konsolidasi ide dan strategi, serta menentukan pemimpin baru yang mampu membawa visi partai lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat”, kata Sirudin.
Selain agenda pemilihan Ketua DPW baru, forum ini juga membahas arah kebijakan dan program kerja partai lima tahun ke depan, termasuk posisi politik PBB dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Sirudin, tantangan pembangunan di Papua Barat membutuhkan pemimpin-pemimpin partai yang tidak hanya militan, tetapi juga peka terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan budaya daerah.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat, Thamrin Payapo, dalam sambutannya mengapresiasi langkah PBB yang terus menjaga konsistensi sebagai partai kader.
“Kami berharap partai politik seperti PBB tidak hanya menjadi kendaraan politik saat pemilu, tetapi juga aktif menjawab aspirasi rakyat melalui program yang kontekstual dengan karakteristik Papua Barat”, ujar Thamrin.
Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah hanya bisa berjalan dengan sinergi antara pemerintah dan kekuatan politik yang memiliki visi keadilan dan keberlanjutan.
Muswil ke-6 ini menjadi tonggak penting bagi PBB Papua Barat untuk mengokohkan eksistensinya sebagai kekuatan politik lokal yang siap melahirkan pemimpin-pemimpin berkualitas serta menjaga semangat kebersamaan dalam membangun provinsi yang majemuk ini. (*)
Penulis : Rian Lahindah