
Manokwari, TopbNews.com – Menyadari pentingnya peran media dalam menjaga kualitas demokrasi, Bawaslu Kabupaten Manokwari menggelar forum diskusi terbuka bersama insan pers dan sejumlah pemangku kepentingan pada Selasa (29/4), sebagai bagian dari refleksi pasca-Pilkada Serentak 2024.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk media gathering ini menjadi momentum strategis untuk membangun komunikasi dua arah antara Bawaslu, media massa, penyelenggara pemilu, hingga aparat keamanan.
Forum ini tidak hanya membahas keberhasilan dan tantangan Pilkada lalu, tetapi juga memperkuat peran media sebagai penjaga demokrasi yang sehat.
Ketua Bawaslu Manokwari, Samsudin Renuat, menegaskan bahwa kolaborasi dengan media tidak berhenti usai pemungutan suara. Justru, kata dia, media menjadi mitra utama dalam merawat ruang demokrasi yang informatif dan edukatif.

“Media bukan hanya pelapor kejadian, tapi juga aktor penting dalam mendidik pemilih dan menjaga integritas proses demokrasi”, kata Samsudin.
Ia juga mengakui bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu. Karena itu, ia mendorong agar jurnalis terus diberi ruang untuk mengakses data dan informasi secara setara.
Diskusi evaluatif ini turut menghadirkan Ketua KPU Manokwari Christine Ruth Rumkabu, Wakapolresta Manokwari Kompol Agustina Sineri, dan Ketua PWI Papua Barat, Bustam.
Masing-masing narasumber menyampaikan perspektif kelembagaan terhadap pelaksanaan Pilkada 2024 dan pentingnya sinergi dalam mencegah konflik serta meningkatkan partisipasi pemilih.

Di sisi lain, Bawaslu Manokwari juga menginformasikan agenda akhir tahun mereka, yakni penyelesaian administrasi anggaran melalui koordinasi pengembalian sisa dana hibah Pilkada ke pemerintah daerah.
“Kami berharap pengembalian ini bisa berjalan lancar, agar ke depan alokasi dana Pilkada dapat digunakan secara lebih efisien”, ungkap Samsudin.
Melalui forum ini, Bawaslu berharap terbangunnya ekosistem pemilu yang lebih inklusif, partisipatif, dan berbasis informasi yang bertanggung jawab. (*)
Penulis : Rian Lahindah