Gubernur Papua Barat Dukung PAPPRI Majukan Musik dan Budaya Lokal

Manokwari, TopbNews.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, melalui sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus, Edward Towansiba, menyampaikan dukungan penuh terhadap kehadiran Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) di Papua Barat, Jumat (25/4).

Dalam acara tersebut, Gubernur Dominggus menegaskan pentingnya peran PAPPRI sebagai organisasi profesional dalam mengangkat dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal.

Ia menyebutkan, musik tradisional seperti ritme tifa, syair etnik Arfak dan Moi, hingga lagu-lagu kontemporer dari Tanah Papua adalah kekayaan budaya yang harus dijaga dan dikembangkan.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat menyambut baik kehadiran PAPPRI sebagai mitra strategis di bidang seni dan budaya”, kata Edward membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur berharap PAPPRI dapat menjadi wahana pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda di bidang musik dan seni pertunjukan, mendorong lahirnya karya musik yang mencerminkan nilai-nilai ke-indonesiaan dan budaya lokal, serta bersinergi dengan pemerintah dalam penyelenggaraan festival, pelatihan, dan pelestarian musik tradisional.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan hak cipta bagi para seniman, sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

“Ini adalah tugas bersama pemerintah, masyarakat, dan organisasi profesi untuk memastikan hak-hak para seniman terlindungi secara adil dan bermartabat”, lanjutnya.

Sektor seni dan budaya disebut kini menjadi bagian integral dari pembangunan ekonomi kreatif nasional yang membuka lapangan kerja, mengangkat potensi lokal, dan menjadi instrumen diplomasi budaya bangsa. Dalam konteks ini, Gubernur berharap PAPPRI Papua Barat mampu:

  • Mendorong lahirnya karya musik lokal yang bermuatan nilai budaya,
  • Menjadi mitra aktif dalam pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis seni,
  • Melakukan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya hak kekayaan intelektual.

Mengutip seniman nasional Guruh Soekarno Putra, Gubernur mengingatkan bahwa musik bukan sekadar nada dan irama, melainkan tentang jati diri, perjuangan, dan harapan bangsa. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!