
Manokwari, TopbNews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Papua Barat resmi dilantik, Jumat malam (25/4), di salah satu Hotel di Manokwari.
Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah karena Papua Barat menjadi provinsi pertama di Pulau Papua yang memiliki kepengurusan resmi PAPPRI.
Ketua Umum DPP PAPPRI, Tony Wenas, menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan hingga tingkat cabang. Ia menyebut PAPPRI baru terbentuk di 28 dari 38 provinsi di Indonesia, dan berharap seluruh daerah, termasuk Papua, dapat membangun ekosistem musik yang sehat.
“Papua adalah gudangnya talenta seni. Dari seni vokal, musik, hingga ukir dan tari, semuanya luar biasa”, ujar Tony.
SK pelantikan dibacakan langsung oleh Sekjen DPP PAPPRI, Dwiki Dharmawan. Robert K.R. Hammar resmi menjabat sebagai Ketua DPD PAPPRI Papua Barat periode 2025–2030.
Dalam sambutannya, Robert menyebut pelantikan ini sebagai momentum untuk bangkit, bekerja, dan melindungi para insan musik lokal.
Ia menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pencipta lagu, khususnya lagu-lagu daerah yang sering dinyanyikan artis tanpa penghargaan terhadap penciptanya. Robert juga menitipkan pesan kepada pemerintah provinsi agara menerbitkan regulasi perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI) bagi para seniman.

Dalam waktu dekat, DPD PAPPRI Papua Barat akan membentuk kepengurusan di enam kabupaten dan menggelar kegiatan musik tradisional sebagai langkah awal membangun ekosistem musik yang inklusif dan berkelanjutan.
“Menjadi pengurus itu pengorbanan. Tapi ini bentuk komitmen untuk memajukan musik Papua Barat”, tutup Robert. (*)
Penulis : Rian Lahindah