Harga Emas Melambung, Pemilik Toko: Masyarakat Lebih Banyak Jual daripada Beli

Manokwari, TopbNews.com— Harga emas yang terus melonjak hingga menyentuh angka Rp1.850.000 per gram berdampak signifikan pada aktivitas jual beli emas di berbagai toko perhiasan, termasuk di Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Pemilik toko emas, Mansur, menyampaikan bahwa kenaikan harga ini sebagian besar dipicu oleh situasi geopolitik yang memanas akibat perang di beberapa wilayah dunia.

“Hal ini terjadi karena adanya perang dan sangat berpengaruh dengan kenaikan emas saat ini,” ujar Mansur saat ditemui di tokonya.

Menurutnya, jika kondisi ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan harga emas akan terus naik hingga menyentuh Rp2 juta per gram dalam waktu dekat. Meski begitu, lonjakan harga justru membuat minat pembeli menurun.

“Peminat emas sekarang tidak stabil. Banyak yang takut beli karena harganya sudah terlalu tinggi. Yang lebih banyak itu malah yang jual emas, bukan beli”, jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa stok emas di tokonya ikut terpengaruh karena suplai terbatas dan harga yang berubah-ubah setiap hari.

“Stok juga makin susah, karena harganya naik terus. Supplier juga hati-hati jual. Jadi ini berdampak ke semua sisi, baik penjual maupun pembeli”, tambahnya.

Kondisi ini mencerminkan bagaimana gejolak global dapat berdampak langsung ke sektor perdagangan lokal, terutama komoditas seperti emas yang sensitif terhadap ketidakpastian ekonomi dunia. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!