Walikota Geram Masih Ada Pungli di Pasar Otonom

Jayapura, TopbNews.com – Walikota Jayapura Abisai Rollo dan Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru, mendadak lakukan inspeksi (sidak) di Pasar Otonom, Selasa (18/3).

Dari hasil sidak ditemukan beberapa persoalan seperti toilet umum yang masih dikenakan biaya retribusi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Padahal pada sidak sebelumnya, pemerintah kota sudah menegaskan tak boleh lagi ada pungutan retribusi di toilet umum alias gratis.

Tak sampai disitu, ditemukan pula los di bagian H yang harusnya terbuka, telah di sekat tripleks dan seng hingga menyerupai hunian warga. Padahal diketahui penjual tidak diijinkan tinggal dalam areal pasar.

Kepada Walikota dan Wakil Walikota para pedagang ini mengaku mereka sengaja tinggal, dikarenakan barang dagangannya yang sering kecurian.

Diakui para pedagang ada dua orang aparat keamanan yang ditempatkan dalam areal pasar dari Brimob, sementara lokasi pasar otonom sangatlah luas.

Persoalan lainnya yakni air yang tidak mengalir, karena kerusakan pada sambungan pipa air juga tumpukan sampah di areal pasar yang mengakibatkan bau tak sedap sehingga terkesan kumuh, jorok dan semrawut.

Kepada awak media, Walikota Jayapura Abisai Rollo menegaskan mulai hari ini (selasa – red) tidak boleh ada lagi pungutan di toilet umum alias gratis.

“Kalau ada yang tetap melakukan-nya, masyarakat silahkan foto dan ketika saya kunjungan silahkan laporkan. Akan saya tindak tegas”, tegasnya.

ABR sapaan akrabnya menyebut akan segera berkoordinasi dengan PDAM Jayapura, agar air dapat segera mengalir di bagian lost Pasar Ikan dan seluruh areal pasar.

Terkait informasi adanyq penarikan hunian kos-an di dalam pasar, ABR juga menegaskan akan menindak tegas para oknum.

“Hal rersebut saya kasih waktu sampai habis puasa. Kalau tidak di bongkar sendiri. Maka Satpol PP akan tertibkan”, ujarnya geram.

Dirinya juga menegaskan mulai sekarang tidak ada lagi perdagangan los di Pasar Otonom. Semua lost di gratiskan bagi pedagang di Kota Jayapura.

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru mengatakan kembalinya para pedagang masuk berjualan di dalam areal pasar adalah keinginan para pedagang sendiri waktu itu.

“Sekarang kami sudah wujudkan. Jadi kami harap pedagang dapat berjualan semua di dalam pasar dengar tertib. Jangan ada lagi pungli-pungli di dalam Pasar Ontonom ini. Terkait air harus mengalir. Nanti PDAM akan melakukan pemasangan pipa air”, ujarnya.

Selain itu pemerintah kota meminta agar di setiap lost pedagang, wajib menyiapkan tempat sampah di tempat jualannya, sehingga kebersihan di sekitar pasar tetap terjaga.

“Kami minta setiap pedagang wajib siapkan tempat sampah di tempat jualan-nya. Harus jaga kebersihan di dalam pasar jangan semraut sampah-nya”, pungkasnya. (*)

Penulis : NatYo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!