
Manokwari, TopbNews.com – Franky Umpain, bagi sebagian besar masyarakat di Papua Barat dan Papua Barat Daya, sosok muda ini bisa dibilang cukup terkenal. Bagaimana tidak? Sepak terjangnya yang tidak diketahui oleh sebagian orang, justru patut diacungi jempol. Ide-ide cemerlangnya banyak digunakan dan diadopsi oleh orang lain dan membawa perubahan.
Cerdas, Kritis dan Visioner ini tiga poin penting saat mengenal sosok Franky Umpain. Cerdas, karena ia tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga kemampuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut. Dengan kecerdasannya inilah, tak heran bila ia dipercaya sebagai Staf Analis, Staf Khusus Kepresidenan (2017-2019), Ketua Pansel DPR Papua Barat melalui mekanisme Pengangkatan (2019-2020), dan Tenaga Ahli DPR Papua Barat pada Penyusunan RPP 106 Pasal 6A (2021-2023).
Kritis, Pria kelahiran Sorong 41 silam ini sangat kritis dalam melihat dan menganalisis sejumlah isu dan permasalahan yang terjadi, apalagi menyangkut dengan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP). Hal ini tentu saja sejalan dengan riwayat organisasi yang menjadi bagian dalam perjalanan karirnya, mulai dari Pengurus GMKI Cabang Sorong (2001-2004), Ketua BEM Universitas Al-Amin Sorong ( 2003-2005), Wakil Sekretaris DPD Barisan Merah Putih Papua Barat (2010-2015), Ketua LMA Kabupaten Raja Ampat (2011-2014), Ketua Harian LMA Papua Barat (2015-2022), Mananwir Betkaf Dewan Adat Suku Betew Kafdaron Kabupaten Raja Ampat (2022-sekarang), dan Ketua Harian LMA Papua Barat Daya (2023-sekarang).
Visioner, sikap ini melekat kuat pada jati diri seorang Franky Umpain. Ia memiliki pandangan dan wawasan yang jelas ke masa depan, mampu merancang strategi inovatif, dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama dengan melihat peluang dan menciptakan visi yang inspiratif. Ini terbukti dari berbagai kegiatan-kegiatan yang digagas olehnya seperti Para-Para Adat dan Dialog Kebangsaan.
Seorang Pemimpin yang Visioner adalah pemimpin yang akan membawa perubahan besar bagi suku dan bangsanya dengan satu tujuan Kesejahteraan Masyarakat (orang banyak) bukan kesejahteraan pribadi dan golongan.
Franky Umpain bukan baru mau bergerak. Tapi sudah membawa perahunya berlayar. Bukan baru menjual ide, tapi sudah menerapkannya. Bahkan melakukan sejumlah perjalanan ke kampung-kampung di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya untuk mendengarkan secara langsung keluhan masyarakat adat, itu sudah dilakoninya selama bertahun-tahun. Dan aspirasi itu bukan hanya ditampung lalu hilang begitu saja, namun ia dorong ke pihak-pihak yang berwewenang untuk kemudian diakomodir. Yaa.. Itu realitanya.
Terobosan lain yang ia lakukan adalah mendirikan Koperasi Bersatu Membangun Papua (BMP) Tahun 2023 di Kota Sorong dengan menjaring anak muda Papua yang membantu mengelola usaha itu. Usaha itu masih jalan hingga sekarang ini. Lalu apa dampaknya? Tentu saja secara tidak langsung ia memberikan pekerjaan bagi pemuda-pemudi Papua sehingga mengurangi jumlah angka pengangguran di Kota Sorong.
Mengasah ilmunya, Franky mengikuti sejumlah pelatihan dan mengantongi Sertifikat diantaranya Pelatihan Saber Pungli Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (2017), Sertifikat Kompetensi, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2023), serta Pembinaan dan Pelaksanaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan, Lembaga Ketahanan Nasional RI (2023).
Franky Umpain kini sedang berjuang sebagai Calon Anggota DPR Papua Barat Daya Mekanisme Pengangkatan dari Daerah Pengangkatan (Dapeng) Raja Ampat. Perjuangannya tentu saja bukan untuk dirinya semata, namun perjuangan ini untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Betew secara khusus dan secara umum masyarakat papua di Raja Ampat.
Sebagai informasi, mereka yang nantinya duduk sebagai Wakil Rakyat di DPRP Mekanisme Pengangkatan diharapkan adalah sosok yang tepat. Artinya bahwa, mereka mampu mengimbangi anggota DPRP dari jalur pemilu. Setidaknya mereka harus memahami aspek keuangan daerah untuk mendukung efektifitasnya dalam peran legislatif. Karena itu diperlukan seorang calon yang pandai dalam membaca APBD karena ini menjadi komponen kunci. Dengan demikian, baik dana otsus, dana bagi hasil migas, dana tambahan infrastruktur dan dana-dana lainnya bisa diarahkan untuk kesejahteraan Orang Asli Papua terutama yang berada di kampung-kampung.
Franky Umpain, anak muda Papua yang sangat tau dan mencintai Adat. Dengan sosok yang Cerdas, Kritis dan Visioner dengan kerangka pemikiran yang selalu mengutamakan Perlindungan, Keberpihakan dan Pemberdayaan kepada Orang Asli Papua, diharapkan menjadi salah satu Calon Terpilih Anggota DPR Papua Barat Daya Mekanisme Pengangkatan Periode 2024 – 2029.
Penulis : Tesan