Lomba Yospan Jalan Warnai Peringatan HUT Pekabaran Injil ke-170

Manokwari, TopbNews.com – Sebanyak 57 tim dari berbagai kalangan memeriahkan Lomba Yospan Jalan dalam rangka menyambut Perayaan HUT Pekabaran Injil ke-170 di Tanah Papua.

Peserta yang terlibat beragam, mulai dari siswa SD, SMP, SMA, hingga masyarakat umum dan jemaat gereja. Lomba ini dilaksanakan pada Sabtu (25/1) dengan rute dimulai dari depan Kantor RRI Manokwari dan berakhir di halaman GKI Maranatha Kota Manokwari.

Ketua GKI Klasis Manokwari, Pdt. Melkianus Warfandu, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan momen istimewa yang mengedepankan nilai kebersamaan dan keberagaman.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar komunitas. Kami bersyukur karena antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan tamu dari berbagai daerah mulai berdatangan,” ujar Pdt. Melkianus.

Ia juga mengajak semua elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan aparat keamanan, untuk turut mendukung dan menyaksikan perayaan ini. Menurutnya, semangat kebersamaan harus terus dipupuk demi menciptakan harmoni di Tanah Papua.

Ketua GKI Klasis Manokwari, Pdt. Melkianus Warfandu saat memberi keterangan (Foto : KY/TopbNews.com)

“Lomba Yospan Jalan menjadi simbol keberagaman yang menyatukan, sekaligus bentuk syukur atas tanah yang diberkati ini,” tambahnya.

Perayaan HUT Pekabaran Injil ke-170 tahun ini diperingati secara khusus karena hanya dilakukan setiap lima tahun sekali. Oleh karena itu, Pdt. Melkianus mengingatkan pentingnya menjaga situasi yang kondusif agar acara utama pada 5 Februari 2025 nanti berjalan lancar.

“Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi kita semua untuk menunjukkan kepada Indonesia bahwa Papua adalah tanah damai yang penuh berkat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para tamu yang hadir untuk melaporkan kedatangan mereka kepada panitia demi memastikan keteraturan selama perayaan berlangsung.

Tak lupa, apresiasi disampaikan kepada pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan selama persiapan kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah kabupaten dan provinsi atas bantuan yang diberikan. Semua ini semata-mata untuk kemuliaan Tuhan,” pungkasnya. (*/KY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!