Lestarikan Budaya, Puluhan Kaum Muda Ikut Pelatihan Merajut Noken

Manokwari, TopbNews.com – Dalam rangka melestarikan budaya Papua dan memperkuat identitas lokal, Yayasan Perempuan Maju Kreatif (YPMK) menyelenggarakan pelatihan merajut noken di Manokwari, Senin (16/12).

Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta, terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan generasi muda di wilayah tersebut.

Ketua Yayasan Perempuan Maju Kreatif, Martina Marisan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa noken memiliki nilai simbolis yang sangat penting bagi masyarakat Papua.

“Noken bukan hanya sebuah tas, tetapi juga jati diri dan simbol penghormatan. Ketika ada tamu penting, noken sering digunakan sebagai tanda penerimaan secara adat, sejajar dengan kalung manik-manik,” ujar Martina.

Ia menegaskan bahwa melestarikan noken adalah tanggung jawab bersama, terutama di tengah perubahan zaman yang cepat.

Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk menanamkan rasa cinta generasi muda terhadap warisan budaya Papua sekaligus memberikan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan.

“Dengan belajar dasar merajut, generasi muda tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menciptakan peluang untuk berinovasi di bidang seni kerajinan tangan,” tambah Martina.

Pelatihan ini dipandu oleh Dewi Kaikatuy, seorang perajut noken berpengalaman di Manokwari.

Peserta diajarkan teknik dasar menyulam menggunakan benang, dengan harapan mereka dapat menguasai keterampilan tersebut dan mengembangkannya menjadi potensi ekonomi yang berkelanjutan.

Martina juga mengungkapkan harapannya agar para peserta tidak hanya memahami pentingnya menjaga budaya, tetapi juga menjadikan noken sebagai bagian dari identitas modern Papua.

“Kami ingin noken tidak hanya dikenal sebagai tradisi, tetapi juga sebagai peluang bisnis yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Yayasan Perempuan Maju Kreatif untuk memberdayakan kaum muda, sekaligus memastikan bahwa warisan budaya Papua tetap hidup dan relevan di masa depan.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!