Rapat Perdana dan Silaturahmi, Suriyati : KADIN Papua Barat Dukung Pertumbuhan UMKM, Prioritas Berdayakan Pengusaha Papua

Ketua KADIN Papua Barat, Suriyati saat pimpin Rapat Perdana dan silaturahmi pengurus (Foto : KY/TopbNews.com)

Manokwari,TopbNews.com – Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Papua Barat mengadakan rapat perdana sekaligus silaturahmi pada Sabtu, (28/9) di Royal 3 Aston Niu Hotel, Manokwari.

Ketua Kadin Papua Barat, Suriyati dalam sambutannya, mengingatkan para pengurus bahwa Kadin merupakan induk organisasi yang menaungi seluruh dunia usaha, berbeda dengan organisasi lain seperti lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau organisasi masyarakat (Ormas).

“Kadin itu adalah organisasi dunia usaha, bukan Ormas. Jadi, kita harus berpikir bisnis ketika duduk di sini, bukan hal-hal lain,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan pentingnya memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi setiap pengurus, yang merupakan syarat agar Surat Keputusan (SK) kepengurusan dapat diterbitkan.

“KTA itu syarat utama. Kalau tidak punya KTA, SK kita tidak akan keluar. Dunia usaha itu memang harus berani mengeluarkan modal,” tambahnya.

Selain itu, Ketua Kadin menegaskan pentingnya disiplin dalam kehadiran dan partisipasi aktif pengurus.

“Saya selalu melakukan evaluasi. Yang tidak aktif, seperti yang diundang tapi tidak hadir, itu akan menjadi bahan evaluasi ke depannya. Kepengurusan ini akan terus disesuaikan dengan bidang masing-masing, agar semua berjalan efektif dan sesuai tujuan”, ujarnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyentuh soal dualisme kepemimpinan di Kadin Papua Barat yang sempat ramai dibahas di media sosial.

“Alhamdulillah, kita sudah mendapatkan titik terang terkait hal ini, dan kita akan maju bersama untuk membesarkan Kadin Papua Barat,” katanya.

Rapat tersebut juga membahas rencana ke depan untuk mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Papua Barat. Menurutnya, salah satu fokus utama adalah memberdayakan pengusaha Papua dan tidak lagi hanya bergantung pada proyek-proyek APBD.

“Kadin akan menciptakan peluang bisnis, bukan sekadar proyek. Kita akan membuka jalan bagi sektor pertanian, perikanan, dan pertambangan”, imbuhnya.

Suriyati juga menekankan bahwa susunan pengurus akan terus dievaluasi agar sesuai dengan kebutuhan dan profesi masing-masing anggota.

“Saya berharap kita semua bisa bekerja sama untuk membesarkan Kadin Papua Barat, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Rapat perdana ini menjadi momentum penting bagi Kadin Papua Barat untuk memulai periode kepengurusan baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi dunia usaha di Papua Barat. (*/KY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!