
Manokwari, TopbNews.com – Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua (UNIPA) resmi menjalin kerjasama dengan Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI) dalam upaya konservasi nilai-nilai kearifan lokal Papua. Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilaksanakan pada Selasa, 6 Agustus 2024, di Ruang Rapat Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua, Hendrik Arwam, menyatakan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam upaya konservasi ini.
“Kerjasama ini harus melibatkan semua pihak, tidak hanya dosen saja melainkan juga mahasiswa dan tenaga kependidikan. Kolaborasi perlu dilakukan sebagai upaya nyata semua elemen untuk melakukan konservasi terhadap nilai-nilai kearifan lokal Papua. Selain itu, hal ini juga dilakukan demi kemajuan sumber daya manusia Papua”, ujarnya.
Kerjasama tersebut meliputi bidang kajian sastra dan budaya melalui integrasi program kesehatan dan konservasi pada masyarakat di sekitar kawasan Cagar Alam Pegunungan Tambrauw Utara.
Direktur Eksekutif Yayasan ASRI, Ekoningtyas Margu Wardani, juga menekankan pentingnya kerjasama ini.
“Saya sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Pak Dekan bahwa saat ini adalah era kolaborasi, untuk itu kami mulai melebarkan sayap menggandeng Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua untuk bekerja sama. Sebelumnya, kami belum pernah melakukan kerjasama dengan institusi maupun organisasi yang bergerak di bidang sastra dan budaya,” jelasnya dalam pidatonya.
Sebagai langkah awal implementasi kerja sama ini, akan diadakan Pelatihan dalam Rangka Penelitian Kesehatan dan Lingkungan Hidup di Kabupaten Tambrauw pada Kamis, 08 Agustus 2024, bertempat di Fakultas Kehutanan Universitas Papua. Pelatihan ini akan diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Kehutanan serta Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua. Selain Fakultas Sastra dan Budaya, Yayasan ASRI juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Fakultas Kehutanan Universitas Papua.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua, Muhammad Hussen, berharap kerjasama ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Papua.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan sumberdaya manusia dan sumberdaya alam di Tanah Papua tercinta, sesuai dengan visi Universitas Papua,” ucapnya.
Implementasi lebih lanjut akan mencakup integrasi pelayanan kesehatan dan pelestarian hutan bernilai konservasi tinggi untuk mewujudkan masyarakat sehat, sejahtera, dan alam lestari. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, tepatnya di Distrik Miyah, Mubrani, Syujak, dan Fef. (*/rls)