
Bintuni, TopbNews.com – Kapolres Teluk Bintuni AKBP. Choiruddin Wahmid menyatakan, pada Pilpres serta Pileg Februari 2024, Kabupaten Teluk Bintuni berada pada zona merah yang artinya zona sangat rawan.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama merubah warna merah menjadi warna hijau pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Teluk Bintuni Tahun 2024.
“Jika Pilkada sebelumnya dan Pilpres serta Pileg, Kabupaten Bintuni masuk zona merah, semoga Pilkada Tahun 2024, zona merah itu kita dapat rubah menjadi zona hijau atau zona aman”, serunya.
Diketahui, terdapat 24 TPS zona sangat rawan di Kabupaten Teluk Bintuni. Dan aman tidaknya pada 27 November mendatang, kata Kapolres tergantung pada komitmen masyarakat Teluk Bintuni.
Pada Peluncuran tahapan Pilkada yang digelar di Gelanggang Argo Sigemerai, SP 5, Distrik Bintuni, Sabtu (27/7) ini, Kapolres AKBP. Choiruddin Wahmid juga mengajak masyarakat untuk menjaga lisan dan tulisan, serta bijak bermedia sosial.
“Jangan menyebarkan berita hoax atau ujaran kebencian yang sifatnya provokatif yang dapat menimbulkan perpecahan antara sesama warga”, serunya.
Kapolres mengatakan, beda pilihan adalah hal biasa, namun tetap satu tujuan, yakni satu tujuan membangun Kabupaten Teluk Bintuni, merubah warna Kabupaten Teluk Bintuni ke masa keemasan, yang semua bermuara bagi masyarakat Teluk Bintuni.
“Masyarakat juga harus dapat menolak segala bentuk politik uang. Karena satu suara menentukan lima tahun pembangunan Teluk Bintuni”, ujarnya.
Selanjutnya, Kapolres menghimbau apabila ada hal-hal yang mencederai tahapan Pilkada, masyarakat diminta agar dapat menghubungi polsek-polsek maupun koramil terdekat.
Penulis : Tesan