
Manokwari, Topbnews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Barat menargetkan mulai menata Kota Manokwari awal tahun depan. Salah satu yang mulai dikerjakan awal tahun depan adalah pembangunan jalan dua jalur di Kota Manokwari.
“Tahun 2023 misi Manokwari sebagai Ibukota Papua Barat, benar-benar akan dikerjakan. Satu persatu mulai kami rubah. APBN mulai mengerjakan bandara dan Kementerian PU mengerjakan jalan layang alih trase Rendani – Wosi. Pembangunannya seiring proses pengembangan Bandar Udara Rendani,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Yohanes Momot, Sabtu (10/12).
Momot menjelaskan, ada beberapa ruas jalan yang akan ditata untuk menampilkan wajah Kota Manokwari. “Kami provinsi mulai membangun dua jalur dalam kota tahun 2023. Mulai dari Perempatan Haji Bauw hingga ke Jembatan Sahara. Belok Reremi, Pahlawan hingga Bank Mandiri. Itu yang mau kita bedah menjadi wajah ibukota. Ada jalan atas dan jalan bawah. Jadi jalannya bertingkat. Di sepanjang jalan bawah rumah-rumah kita bebaskan,” jelas Momot.
Terkait pembebasan lahan, menurut dia, Dinas PUPR Papua Barat akan bersama dengan Pemda Manokwari. “Appraisal lagi disiapkan oleh Kabupaten Manokwari. Tinggal kita ganti rugi (ganti untung) saja. Apresial 1-2 hari tuntas,” tutupnya.
Selain ruas jalan, yang menjadi fokus lainnya adalah obyek wisata. Salah satunya adalah Pantai Wisata Maruni. “Tempat wisata di Pantai Maruni kita akan timbun. Kita rapikan bangun dan buat tempat-tempat nongkrong. Parkir sambil menikmati pantai. Selain itu, kita juga akan buat jalan tembus dari Pasir Putih sampai di Petrus Amban. Sehingga orang atau wisatawan yang datang ke Kota Manokwari bisa melihat potensi kita,” tuntas Momot. (*)
Penulis : Tesan
Topbnews.com