Pemkot Jayapura Bakal Screening TB Jelang PPDB Siswa

Kadis Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid (Foto : NatYo/TopbNews.com)

Kota Jayapura, TopbNews.com – Dalam rangka mendukung Eliminasi TBC tahun 2030, Dinas Kesehatan Kota Jayapura beserta Jajaran berkomitmen memutus mata rantai penularan TBC di masyarakat dengan melibatkan seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) yang ada di Kota Jayapura.

mostbet

Dukungan ini merujuk pada surat Edaran Wali Kota Jayapura Nomor: 443. 2 /093 tentang Penjaringan Tuberkulosis Massal pada anak sekolah, mahasiswa dan pengguna asrama di Kota Jayapura.

Ketika dikonfirmasi terkait perlunya dilakukan screaning atau penjaringan pemeriksaan bagi para siswa pada tahun ajaran baru, dengan tegas PJ. Wali Kota Jayapura, Frans Pekey katakan penting.

“Saya pikir penting untuk dilakukan screaning di setiap sekolah waktu penerimaan siswa baru, karena TB merupakan penyakit paru yang menular jadi penting dilakukan screaning untuk pencegahan,” kata pekey.

Dia menambahkan beberapa jenis penyakit di kota Jayapura masih mendominasi seperti malaria, tuberculosis bahkan juga Demam Berdarah yang kerap kali muncul, juga stunting.

“Karena itu saya pikir bahwa untuk mencegah dari semuanya, pertama dari keluarga harus berpartisipasi aktif karena pemerintah hadir untuk melakukan upaya edukasi, sosialisasi, tetapi juga penanganan ketika terjadi kejadian,” ujarnya.

Dia menyebut, keluarga merupakan pilar terpenting. “Bagaimana lingkungan yang bersih, makanan yang bersih dan bagaimana perilaku dari anak-anak kita sendiri bisa kita perhatikan mulai dari keluarga,” sambungnya.

Diketahui berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jayapura, angka kesakitan kasus TBC di Kota Jayapura berfluktuasi tiap tahun dan cenderung meningkat.

Capaian Penemuan kasus Program TBC Kota Jayapura Tahun 2023 adalah sebanyak 3.129 kasus dari target 3.575 (TC 87,594 dari target 9006) dan keberhasilan pengobatan (TSR) di Tahun 2022 adalah 4.494dari target 904.

Sementara capaian TB HIV tahun 2023 bagi pasien TBC yang diperiksa HIV adalah 3.494 dari target 7.089, dan hanya 3.699 dari target 10.095 yang memulai terapi ARV.

Jumlah kasus TB Resisten Obat (RO) yang terkonfirmasi tahun 2023 sebanyak 546 kasus, tetapi yang memulai pengobatan hanya 64 kasus (enrollment 1.200 dari target 9.390).

Tuberkulosis merupakan penyebab kematian ke-9 di dunia dan penyebab utama agen infeksius tunggal dengan peringkat di atas HIV dan AIDS.

Salah satu kegiatan yang dapat mendukung keberhasilan strategi penemuan aktif kasus TBC, yaitu kegiatan investigasi kontak atau pelacakan kasus yang ditujukan pada orang-orang yang kontak dengan pasien TBC, untuk menemukan terduga TBC yang bertujuan meningkatkan penemuan kasus dan mencegah penularan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan kota Jayapura, Abdul Majid mengatakan sosialisasi penjaringan dan screening sementara berproses.

“Teman-teman bidang, teman-teman pengawas sedang mensosialisasi peraturan edaran wali kota Jayapura, dan kita berharap menjelang proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 bisa terbaca, bisa tercover peta dari pada penyebarannya di kota jayapura,” kata Abdul Majid, Rabu 24 April 2024.

Dia menambahkan seluruh pihak menginginkan anak-anak yang sehat,karena anak sehat akan berbanding lurus dengan capaian prestasi.

“Jadi kami mendukung surat edaran dari Kemenkes RI melalui Bapak PJ Wali Kota Jayapura terkait screening tersebut, karena sekolah yang sehat merupakan cover dari peserta didik yang sehat,” tandasnya.

Penulis : NatYo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!