
Timika, Papua Tengah, TopbNews.com – Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi (Rakor) MRP se-Tanah Papua yang digelar bulan Maret di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, maka Rabu (24 April 2024) digelar pertemuan lanjutan di Timika, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan yang digelar di Hotel Cenderawasih 66 Kota Timika itu membahas kelanjutan rekomendasi pembentukan Asosiasi Majelis Rakyat Papua Se-Tanah Papua dalam rangka mewujudkan secara nyata pelaksanaan otonomi khusus di Tanah Papua.
Keenam unsur pimpinan dan badan Ad Hoc serta anggota MRP dari 6 Provinsi se-Tanah Papua turut hadir. Keenam unsur pimpinan MRP Se-Tanah Papua yang hadir adalah Ketua MRP Papua Barat Daya Alfons Kambu, Ketua MRP Papua Barat Judson Waprak, Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak, Ketua MRP Papua Pegunungan Agus Niklik Huby, Ketua MRP Papua diwakili Roberth J. Horick, serta Ketua MRP Papua Selatan Damianus Katayu.
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak saat menyampaikan selaku tuan rumah pertemuan menyampaikan, setelah kurang lebih dari 23 tahun penyelenggaraan Undang-Undang Otonomi Khusus, tidak berjalan sesuai dengan harapan.
Menurutnya, dalam pelaksanaannya Otsus tidak berjalan sesuai dengan amanat Undang-Undang. Di sisi lain, terdapat pula hal-hal yang kurang dan tidak mengakui akan prinsip dasar orang asli Papua.
“Dipandang perlu adanya pokok-pokok pikiran baru yang terbiasa kepada orang asli Papua dalam rangka penyempurnaan Undang-Undang Otonomi Khusus yang peraturan pelaksanaannya dan kondisi ini menjadi motivasi Papua untuk perempuan dalam rangka memperjuangkan hak dasar orang asli Papua yang belum diproteksi dalam UU Otsus melalui penyempurnaan,” aku Agustinus.

Dirinya juga menyebut, dalam memperjuangkan hak orang asli Papua, dipandang perlu melakukan persepsi untuk mempersiapkan hal-hal yang terkait dengan perubahan dan diperjuangkan secara bersama-sama dengan pemerintah pusat.
Agustinus menambahkan, permasalahan ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya pembentukan asosiasi sebagai salah satu bagian yang sangat penting dan strategis.
“Melalui pertemuan ini dapat menghasilkan pokok-pokok pikiran yang menjadi bahan bagi kita untuk disampaikan kepada pemerintah pusat dan DPR RI di Jakarta,” harapnya.
Pembukaan kegiatan pertemuan MRP se-Tanah Papua di Timika ditandai pemukulan tifa secara bersama oleh seluruh unsur pimpinan Ketua MRP se-Tanah Papua dari 6 Provinsi.
Penulis Marthina Marisan