
Kota Jayapura, TopbNews.com – Dalam rangka hari Tuberkolosis sedunia pada 24 Maret 2024, Komunitas Penabulu Jayapura berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kota Jayapura dan Universitas Cendrawasih melaksanakan penyuluhan sekaligus screaning Tuberkolosis (TB) kepada Mahasiswa/i Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih di Jayapura.
Kegiatan perdana penyuluhan sekaligus screaning TB kolaborasi Penabulu, Dinkes Kota Jayapura dan Uncen diikuti sebanyak 72 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) kampus Uncen.
Pembantu Dekan 2 FKM Uncen, Dolfinus Youbu saat membuka kegiatan, Rabu 20 Maret 2024 mengapresiasi kolaborasi yang diselenggarakan Dinkes dan Penabulu dalam rangka menuju eliminasi TB pada tahun 2030.
“Pada tahun 2023, tercatat ada beberapa mahasiswa di FKM yang yang mengalami kasus TB, dan kami berterimakasih sekali dengan kegiatan ini. Harapannya para mahasiswa dapat menjadi kader dan partner menjaring teman yang suspect TB,” ajak Dolfinus.

“Melalui mahasiswa, diharapkan mereka yang suspect bisa diberikan pemahaman dan diarahkan untuk screaning, selanjutnya bisa menjaring kasus baru dan yang suspect juga bisa dengan segera melakukan pemeriksaan.” kata Dolfinus.
Berikutnya, pada saat penerimaan mahasiswa baru minimal setiap fakultas mengeluarkan surat bagi mahasiswa wajib memeriksakan TB ke pusat layanan masyarakat terdekat. “Dengan demikian kita dapat memutus mata rantai penularan TB dan target eliminasi TB di Kota Jayapura pada 2030 bisa tercapai,” harapnya.
Dolfinus juga menghimbau mahasiswa jangan ragu dan malu datang ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk melaporkan diri jika dicurigai ada tanda TB.
Pemeriksaan TB Gratis Bagi Warga Kota Jayapura
Sementara itu Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Yusnita Pabeno menambahkan, dari 74 mahasiswa yang hadir hanya 42 mahasiswa yang melakukan pemeriksaan dahak. “Banyak diantara teman mahasiswa yang mungkin masih malu dilakukan pemeriksaan,” kata Yusnita.
Ia menjelaskan, penjaringan dan screaning tuberkulosis di Fakultas FKM Uncen telah terjadwal. “Selain dalam rangka Hari TB Sedunia, kolaborasi perdana dari pertemuan penjaringan yang dilakukan beberapa waktu lalu ini juga telah direncanakan jauh hari sebelumnya. Karena kita melakukan penyuluhan sekaligus pemeriksaan screaning TB dengan cara pemeriksaan dahak dan memberikan pot lalu kita bawa ke rumah sakit untuk diperiksa,” ungkapnya.

Yusnita menambahkan kedepan fakultas lain juga bakal menjadi sasaran penjaringan dan screaning TB sesuai data yang ada di Dinkes Kota Jayapura.
“Fakultas yang membuka diri untuk saat ini memang FKM ya, tapi kepada seluruh Perguruan Tinggi dan teman-teman mahasiswa kita berharap mereka bisa menjadi perpanjangan informasi bagi teman-teman lain di fakultas berbeda. Informasi pencegahannya bisa kita berikan, sehingga mata rantai bisa putus lebih cepat,” sebutnya.
Khusus penyuluhan dan screaning untuk masyarakat umum akan dilakukan dalam waktu dekat. Dirinya menghimbau masyarakat jangan malu memeriksakan TB ke puskesmas terdekat, karena pemeriksaan tidak dipungut biaya, baik bagi OAP maupun Non OAP.
Penulis : NatYo