
Manokwari, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari hadiri Ibadah Ibadah Perayaan Natal Lapas Kelas II B Manokwari, bersama warga binaan dan keluarga, Kamis (28/12) sore.
Bupati Manokwari, diwakili Asisten I Setda Manokwari, Wanto menyampaikan dengan adanya Perayaan Ibadah Natal, warga binaan bersama keluarga, diharapkan dapat membawa perubahan yang baik.
“Saya berharap dengan adanya ibadah perayaan natal ini dapat merubah tampilan dan perilaku warga binaan Lapas Manokwari”, tutur Wanto.
Wanto mengatakan, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Manokwari sebenarnya memiliki banyak potensi dan talenta serta prestasi yang unggul seperti warga binaan lainnya yang berada di luar daerah Papua.
“Namanya juga warga binaan, saya percaya bahwa mereka sebenarnya orang baik dan memiliki sejumlah kreativitas yang luar biasa dan tidak kalah dari warga binaan lainnya diluar sana misalnya yang di Sumatera dan Jawa serta beberapa daerah lainnya”, ucapnya.

Menurutnya, warga binaan Ini hanya perlu tampil lebih percaya diri dengan kelebihan yang dimilikinya, serta terus mau berkarya dan lakukan perubahan.
“Anak-anak binaan ini sebenarnya hanya perlu sedikit dipoles dan harus memberikan mereka motivasi untuk mau terus berproses tanpa harus berkecil hati”, ujar Wanto.
Wanto berharap, suatu saat jika warga binaan lapas kelas IIB Manokwari ini kembali ke tengah masyarakat dapat diterima tanpa membedakan satu dengan yang lainnya.
“Saya sangat berharap kepada seluruh masyarakat agar suatu saat nanti kalau ada warga binaan yang telah dikembalikan ke lingkungan masyarakat dapat di terima dan diperlakukan dengan baik”, Harap Wanto.
Sementara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Manokwari, Jumadi mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Manokwari yang selalu mendukung segala program pembinaan bagi warga binaan.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak pemerintah yang telah banyak berkontribusi dalam upaya pembinaan bagi warga lapas Manokwari”, ungkap Jumadi.
Jumadi berpesan kepada warga binaan agar terus menjaga kerukunan antar sesama dalam meningkatkan mental dan spiritual keagamaan kedepannya.
“Saya berpesan kepada semua pihak dan terlebih bagi warga binaan agar terus menjaga kerukunan ini untuk meningkatkan mental spritual kita sebagai umat beragama”, pungkasnya. (*)
Penulis : Marthina Marisan