Tingkatkan Kompetensi SDM Pelaku UMKM Manokwari, Yayasan Aderi Perempuan Papua Gelar Pelatihan

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus Setda Provinsi Papua Barat, Edward Toansiba saat membuka pelatihan dengan tabuhan tifa (Foto : TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Yayasan Aderi Perempuan Papua memberikan pelatihan untuk digitalisasi usaha mikro kecil dan menengah yang ada di Manokwari, Provinsi Papua Barat. Pelatihan diselenggarakan disalah satu hotel di Manokwari, Sabtu (16/12).

mostbet

Ketua Yayasan Aderi Perempuan Papua, Laurina Waroi mengatakan, saat ini UMKM sebagai episentrum global membutuhkan inovasi dan teknologi. Dengan begitu, digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM.

Ketua Yayasan Aderi Perempuan Papua, Laurina Waroi (Foto : TopbNews.com)

Menurutnya, Digitalisasi UMKM juga menjadi upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis dan operasional. Digitalisasi UMKM bukan sekadar menggunakan teknologi ntuk menjual produk, namun juga pembina dan pendamping UMKM di papua barat.

“Untuk itu, perlu peran dan sinergi dari segenap stakeholders untuk dapat menjawab tantangan. Saya berharap selain meningkatkan daya saing juga mampu memperluas akses pasar UMKM,” ujarnya.

Dirinya, berharap, pemerintah daerah terus mendukung upaya sinergi dan kolaborasi ini untuk mendorong digitalisasi UMKM naik ke jenjang berikutnya sehingga UMKM di Papua Barat terus bertumbuh lebih besar.

Staf Ahli Gubernur Papua Barat, Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus, Eduard Toansiba mengatakan, UMKM di Papua Barat memiliki sejumlah potensi yang bisa dikembangkan, karena masing-masing wilayah, memiliki produk serta keunikan produk tersendiri.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus Setda Provinsi Papua Barat, Edward Toansiba (Foto : TopbNews.com)

“Namun, karena minimnya inovasi, promosi dan kreatifitas dari pelaku UMKM, membuat segala potensi yang kita miliki sulit untuk berkembang, apalagi untuk maju dan bersaing secara global,” ujarnya saat membuka Pelatihan Manajemen dan Keuangan serta Foto Produk yang diinisiasi Yayasan Aderi Perempuan Papua.

Ia mengatakan, kehadiran yayasan atau pihak lain yang memberikan pelatihan pada UMKM sejalan dengan program Pemprov Papua Barat. Menurutnya, Pelatihan mampu untuk menambah wawasan, keterampilan pengetahuan, serta meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM para pelaku UMKM.

Dengan pembinaan tersebut, pelaku UMKM mampu berinovasi dan bersaing dalam menghasilkan dan memasarkan produk-produk ekonomi berbasis lokal, sehingga akhirnya mampu meningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan bagi pelaku UMKM itu sendiri.

“Kami melihat bahwa pelatihan pembinaan kewirausahan bagi pelaku usaha mikro ini merupakan salah satu langkah strategis kita bersama guna meningkatkan potensi dan kekayaan daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan menggali dan mempromosikan produk inovatif dan kreatif berbasis kekhasan daerah diharapkan mampu bersaing serta menembus pasar global.

Para pelaku UMKM peserta Pelatihan Manajemen Usaha dan Keuangan serta Foto Produk (Foto : TopbNews.com)

“Sebenarnya produk UMKM di Papua Barat dari segi kualitas tidak kalah dengan produk-produk dari daerah lain. Karenanya, kami pemerintah daerah akan terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi dari para pelaku UMKM,” ujarnya.

Toansiba mengatakan, pemberdayaan pelaku UMKM menjadi sesuatu yang penting dan bernilai strategis, mengingat UMKM memiliki peran signifikan menguatkan struktur ekonomi nasional, pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja.

Penulis : Redaksi

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!