
Ransiki, TopbNews.com – Ratusan masyarakat Manokwari Selatan tumpah ruah meramaikan puncak HUT Kabupaten Manokwari Selatan ke-11 di Lapangan Garuda Ransiki, Kamis (16/11).
Cuaca panas tidak membuat ratusan warga termasuk anak-anak untuk berpindah menyaksikan rangkaian acara yang dibuka langsung Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran.
Mengawali sambutan, Bupati Mansel menyampaikan ungkapan syukur dan rasa terima kasih kepada seluruh tokoh pemekaran Kabupaten Manokwari Selatan serta ungkapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Mansel yang telah mendukung program pembangunan Pemda selama 11 tahun.
Puncak Perayaan HUT ke-11 tahun 2023 mengusung tema “Membangun Manokwari Selatan Yang Mandiri, Maju dan Berdaya Saing di Berbagi Sektor Pembangunan”. Bupati berharap seluruh masyarakat dan aparat pemerintah terus bersyukur dengan kehadiran pemerintahan Kabupaten Mansel.
Kata Waran, selama kepemimpinannya, program infrastruktur sarana dan prasarana terus digenjot Pemda serta peningkatan dan optimalisasi ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi. Termasuk penanganan stunting dan pencegahan kemiskinan ekstrim di wilayah Mansel.
Waran mengaku mengakhiri masa jabatannya bersama wakil bupati tahun 2024 mendatang pihaknya terus memberikan perhatian dan fokus pada program stunting, sehingga melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Pemkab Mansel terus melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak menikah muda. Sebab, salah satu faktor tingginya stunting adalah menikah muda dan hidup dalam kondisi ekonomi minim.
“Sekarang di Mansel mulai dari Bupati hingga unsur pimpinan Dinas mengawal program stunting dan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting di Mansel. Meski minim dana, namun program stunting dan pencegahan kemiskinan terus menjadi fokus pemda. Puji Tuhan, program orang tua asuh berjalan sukses,” ungkap Waran bersemangat.

Bupati berpesan sesuai arahan Presiden agar seluruh aparat pemerintah terus bekerja dengan baik melayani masyarakat. Pesan kedua adalah menggunakan dana pemerintah dengan baik dan mengurangi biaya operasional.
“Biaya yang tidak penting agar dikurangi. Seperti perjalanan dinas difokuskan untuk program pembangunan rakyat di kampung-kampung. Sehingga masyarakat hidup makmur dan sejahtera,” sebut Waran.
Waran menyampaikan kebanggaannya bahwa mengakhiri masa jabatan dirinya berharap dukungan dana untuk penyelesaian Pembangunan Gedung Kantor Bupati Manokwari Selatan di Ransiki. Diharapkan tahun 2024, kantor Bupati dapat diresmikan.
“Fokus selesaikan Kantor Bupati dan diresmikan tahun 2024. Sehingga saat kantor sudah rampung, proses pelayanan pemerintahan bisa terfokus dan melayani masyarakat dengan maksimal,” kata Waran.
Hal ketiga yang disampaikan Waran adalah perangi narkoba sehingga tidak merusak generasi masa depan bangsa.
“Narkoba sudah masuk Mansel, kasusnya saya lihat sendiri di rumah makan Otawa. Jadi mari kita semua mendukung program Bapak Kapolres memerangi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan,” tegas Bupati Waran.
Plt. Sekda Papua Barat, Jacob Fonataba mewakili Pj. Gubernur Papua Barat menyampaikan rasa syukur dan penghormatan kepada tokoh pejuang pemekaran Kabupaten Manokwari Selatan. Sebab memasuki usia 11 tahun adalah usia maksimal dan penuh lika-liku.
Fonataba menyampaikan apresiasi kepada Pemda Mansel, atas upaya program pembangunan yang telah berjalan maksimal. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan Manokwari Selatan untuk bersinergi dan berkoordinasi dalam pelaksanaan program pembangunan, sehingga dapat berjalan dengan baik.
Sebagai pemerintah Provinsi, Fonabata menghimbau seluruh elemen masyarakat dapat menjaga kamtibmas jelang Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif tahun 2024 di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan.
Hadir pada puncak acara perayaan HUT Kabupaten Manokwari Selatan ke-11, Forkopimda Provinsi Papua Barat, Forkompimda Manokwari Selatan, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan dan masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan. (*)
Penulis : Hengki Kadiwaru