Deklarasi Pemilu Damai, Bawaslu : Pemilu 2024 Harus Berjalan ADS3B

Bupati Manokwari secara simbolis menandatangani Pakta Integritas Deklarasi Pemilu Damai di Kabupaten Manokwari (Foto : Hengki/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Jelang masa kampanye Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Pilpres dan Cawapres (Pilpres) di Kabupaten Manokwari, Pangdam XVIII/Kasuari menggelar Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 Kabupaten Manokwari yang berlangsung, Rabu, (15/11) di Aula Makodim 1801 Manokwari. Kegiatan diikuti 50 orang perwakilan dari Forkompimda, Parpol dan elemen masyarakat.

mostbet

Bawaslu Manokwari dalam arahannya menyampaikan, usai Deklarasi Pemilu Damai akan dilanjutkan kegiatan Apel Siaga pekan depan. Bawaslu berharap Pemilu 2024 mendatang di Kabupaten Manokwari dapat berjalan Aman, Damai, Sejuk, Berintegritas, Bermartabat dan Berkualitas (ADS3B).

Bawaslu memaparkan Indeks Kerawanan Pemilu di Kabupaten Manokwari masuk dalam kategori rawan sedang. Kondisi ini disimpulkan dari hasil evaluasi pelaksanaan pemilu sebelumnya.

Bawaslu berharap, deklarasi menjadi barometer atau indikator penting dalam menjaga faktor keamanan. Utamanya, kata Bawaslu setiap konflik dapat diminimalisir, sehingga tidak mengganggu empat poin Deklarasi Pemilu Damai. Termasuk menjalin kebersamaan sebagai penyelenggara, partai politik dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pemilu.

Pernyataan senada disampaikan perwakilan Parpol, Beni Boneftar dari DPD Partai Gerindra Manokwari bahwa Pemilu Damai jangan hanya sekedar Redaksi, melainkan harus datang dari dalam hati nurani untuk ikut bertanggung jawab.

“Sekalipun penyelenggara KPU dan pengawas Bawaslu serta pihak keamanan menjamin pemilu damai, yang terpenting adalah Sportif. Sebab rakyat akan terpengaruh jika pemilu berjalan tidak Netral. Mari kita bergandengan tangan. Apapun hasilnya mari kita sama-sama mendukung. Yang menang juga Presiden Republik Indonesia. Yang menang juga anggota DPR RI. Yang menang juga anggota DPR Provinsi Papua Barat, anggota DPR Kabupaten Manokwari. Bukan dari mana-mana. Mereka semua untuk melayani kita selama 5 tahun,” Tegas Boneftar.

Menurutnya, pemilu damai tidak bisa disampaikan melalui ucapan, tetapi harus datang dari lubuk hati.

Bupati Manokwari, Hermus Indou melalui sambutan menegaskan bahwa penyelenggaraan pemilu 2024 outputnya sangat menentukan keberlangsungan bangsa dan negara serta menentukan keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan dan penyelenggaraan pembangunan. Sebab, kata Hermus, tanpa pemerintahan dan pembangunan, maka pelayanan dan kesejahteraan masyarakat tidak akan terwujud.

“Semua yang dikerjakan pemerintah harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pemilu 2024 harus mampu menjadi Pemilu yang bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan mampu membawa Indonesia lebih maju,” pesan Hermus.

Hermus mengingatkan, penyelenggara Pemilu tentu menjadi tanggung jawab kita semua dan bukan hanya peserta pemilu.

“Pemerintah daerah dan segenap masyarakat serta aparatur keamanan bertanggung jawab untuk memastikan Pemilu berjalan aman dan damai. Kita semua yang dipercaya dalam posisi yang kita emban hari ini wajib bekerja sesuai dengan apa yang sudah digariskan dalam peraturan perundang-undangan,” pesan Hermus.

Sidarman, mewakili KPU Manokwari bersama Kajari Manokwari saat menandatangani Pakta Integritas Deklarasi Pemilu Damai 2024 di Kabupaten Manokwari. (Foto : Hengki/TopbNews.com)

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah dalam arahannya berharap, Pemilu 2024 berjalan lancar dan penuh kehangatan. Dirinya juga berharap jangan dijadikan keributan yang bisa menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Kota Manokwari sebagai episentrum Provinsi Papua Barat dan sebagai kota tertua tidak boleh terbakar.

“Kota Manokwari harus terjaga. Harus kerja baik, jangan hanya karena perbedaan langsung kita ribut. Kita mencari pemenang dengan cara-cara yang bagus,” imbuh Pangdam.

Pangdam menambahkan, melalui Deklarasi ini kita wajib mengedepankan hati. Pihaknya, aku pangdam akan menerapkan prinsip program ke dalam dan program keluar dengan mengedepankan hati nurani.

“Saya nggak bisa memasukkan pola pikir saya kepada mereka supaya ngikuti kita. Tapi saya masuk di situ dan saya mengikuti kalau bisa saya lihat. Kalau tidak kita jalan mengikuti langkah secara prosedur yang telah ditentukan,” pesan Pangdam.

Kegiatan diakhiri dengan Penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 dan Pembacaan Deklarasi Damai.

Sesuai informasi KPU Manokwari, total daftar pemilih di Manokwari pada Pemilu 2024 sebanyak 138.128 pemilih yang akan memperebutkan 30 kursi DPRD Kabupaten Manokwari. (*)

Penulis : Hengki Kadiwaru

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!