17 Tahun Pakde Yusman Pertahankan Usaha Rujak Keliling di Manokwari

Manokwari, TopbNews.com – Pakde Yusman (60), pedagang rujak keliling yang berjualan menggunakan motor di Manokwari, tetap konsisten berjualan di jalan Reremi sejak empat hingga lima tahun terakhir. Setiap hari ia mulai bekerja sekitar pukul 11.00 WIT dan biasanya selesai pada pukul 16.00 WIT.

mostbet

Ditemui TopbNews, Senin (05/01/2026), Pakde Yusman menceritakan dirinya telah menekuni pekerjaan sebagai pedagang rujak keliling sejak tahun 2009-2026.

“Alhamdulillah sudah 17 tahun saya berjualan dari tahun 2009 sampai 2026 sekarang,” ujarnya.

Pada awal berjualan, ia selalu berkeliling hingga ke kawasan Marina, namun dalam empat hingga lima tahun terakhir ia memilih menetap di Reremi. Di tahun 2026 ini, ia kembali aktif berjualan sejak Sabtu (03/01/2026). Alhamdulillah itu ramai, biarpun anak sekolah belum masuk. Di sini biasanya sampai jam 3 saja, setelah itu saya muter karena jalannya sepi,” tuturnya.

Terkait bahan yang digunakan, Pakde Yusman menyebutkan beragam buah segar ia siapkan setiap hari. “Buah-buahan yang saya gunakan antara lain pepaya, kedondong, nanas, ketimun, bengkoang, mangga, dan jambu. Sementara itu, bumbu rujak terdiri dari asam jawa, gula merah, kacang, cabai, dan terasi,” jelasnya.

Ia mengaku hampir semua bahan mengalami kenaikan harga, terutama kacang tanah. “Biasanya 30 ribu, sekarang 45 ribu per kilo. Harga bahan naik, tapi saya tetap pertahankan saja harga jual rujak, tidak segampang itu menaikkan harga rujak,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca yang tidak menentu dan kelelahan fisik saat bekerja. “Ya hanya capek dan kadang panas, tiba-tiba mendung atau hujan, tetapi tetap harus jualan,” katanya. Untuk biaya sehari-hari, ia mengeluarkan biaya harian sekitar Rp400 ribu hingga Rp500 ribu.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Pakde Yusman tetap berharap usahanya bisa terus berjalan lancar. “Harapan saya ya mudah-mudahan saja jualannya laris, dan selamat,” ujarnya. (TOP-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!