
Manokwari, TopbNews.com – Festival Teluk Doreh merupakan ajang promosi wisata di Manokwari dalam rangka menyambut hari jadi kota Manokwari ke – 125 tahun, tanggal 8 November 2023.
Festival Teluk Doreh dipusatkan di Lapangan Dermaga TNI AL Biryosi Manokwari, resmi dibuka Bupati Manokwari, Hermus Indou, Kamis (2/11). Kegiatan lomba dan pameran UMKM juga turut meramaikan.
Bupati saat membuka Festival berharap kegiatan ini mempromosikan pariwisata guna mensejahterakan sendi-sendi kehidupan dan memberikan manfaat dalam perekonomian.
“Perayaan HUT Kota Manokwari ke-125 tahun menjadi pondasi penting bagi kita semua untuk memulai sesuatu yang diawalnya terasa sulit, namun semua bisa terlaksana seperti beberapa program strategis nasional daerah yang saat ini sedang berjalan dan menjadikan referensi dalam menepati masa kini dan sekarang,” ungkap Hermus.

Kepada semua unsur dan pihak pengrajin, Hermus berharap terus melakukan inovasi agar berkembang dan maju, sehingga potensi ekonomi bergerak yang akan berdampak pada kesejahteraan meningkat.
“Festival ini dipadukan dengan pameran UMKM. Saya minta pengrajin dan seniman untuk terus berkarya dalam menumbuhkembangkan ciri khas budaya di Manokwari,” harap Hermus.
Bupati mengajak semua pihak dalam pencanangan rangkaian HUT Kota Manokwari dapat bersatu membangun manokwari sebagai kota peradaban dan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dengan mengabaikan perbedaan yang ada.
Kepala Dinas Pariwisata, Imanuel Pangaribuan menyebut Festival Doreh mendapat respon dan dukungan positif dari pemerintah Provinsi Papua Barat. Acara juga dihadiri pemerintah pusat yang diwakili perwakilan dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif.
Festival Teluk Doreh dilaksanakan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan seni budaya dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya. Disisi lain mewujudkan generasi muda yang berkarakter seni, serta mengasah kreatifas dalam budaya dan seni.

Festival dimeriahkan lomba dan ajang produk pameran UMKM, lomba musik tradisional, lomba dance kontemporer, lomba perahu tradisional, lomba fashion show daur ulang, lomba putri pantai, live musik, karnaval budaya, lomba cipta lagu dan lomba video promosi pariwisata.
“Akhir Festival tanggal 4 November akan dilaksanakan Karnaval Budaya yang akan berkolaborasi dengan etnik suku Papua dan Nusantara sebagai implementasi dari slogan Bupati yaitu Manokwari untuk semua dan semua untuk Manokwari,” papar Imanuel. (*)
Penulis : Marthina Marisan