
Manokwari, TopbNews.com – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat menghimbau kepada seluruh ormas Mitra Pemerintah maupun komponen masyarakat lainnya untuk tidak berlebihan dalam menyampaikan aspirasinya terhadap Pencalonan Pj Gubernur Papua Barat.
Ketua LMA Provinsi Papua Barat, Maurids Saiba menyampaikan, masyarakat hendaknya cerdas dalam menyampaikan pendapat. Menurutnya, urusan Pemerintahan biarlah Pemerintah yang urus sesuai nomenklatur Perundangan yang berlaku.
“Jika ingin hindari konflik kepentingan Pemangku Adat di Tanah Papua tidak ikut menyuarakan, siapapun yang harus jadi Penjabat Kepala Daerah dia adalah anak bangsa yang Terbaik, dikarenakan yang mendapatkan amanah DIA adalah yang Tuhan Pilih sebagai Wakil Allah untuk pelayanan kepada masyarakat di Papua Barat atas perintah Negara”, ujar Maurids kepada media ini, Rabu (1/11).
Lanjut Maurids, siapapun yang nantinya melanjutkan tugas Penjabat sebelumnya, Harapannya tetap didukung dan berkonstribusi aktif dalam menyampaikan gagasan konstruktif demi pelayanan yang maksimal kepada warga Negara (OAP) yang ada diwilayah Papua Barat.
“Nanti jika pelayanannya terhadap Warga Negara (OAP) tidak maksimal sesuai apa yang ditugaskan Pemerintah Pusat, kita wajib Ingatkan,” kata Maurids.
Anggota Fraksi Otsus DPR Papua Barat ini berharap, setelah Pelantikan, Penjabat Gubernur Papua Barat diharapkan dalam menjalankan tugasnya dapat dimulai dengan Bersilahturahmi dengan seluruh komponen Adat dan stakeholder.
“Seperti berkunjung ke Rumah Besar keluarga Besar Arfak Kepala Suku Besar Arfak dan seluruh masyarakat Arfak memohon Doa dan Restu untuk menjalankan Amanah Negara,” ucap Maurids.
Hal ini menurutnya bijak dilakukan untuk terciptanya Papua Barat aman, Pemilu Damai, Rakyat Bermartabat dan Negara Hebat.
Penulis : Tesan