
Bintuni, TopbNews.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw melakukan Panen Raya Padi Nutrisi, di Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (19/10).
Adapun padi Nutrisi seluas 100 meter yang dipanen tersebut adalah lahan percontohan yang kedepannya akan ditanam oleh masyarakat dalam rangka penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.
Dalam Panen raya tersebut, Pj Gubernur Waterpauw didampingi Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, Ketua TP PKK Papua Barat, Roma Megawanty, Ketua TP PKK Teluk Bintuni dan sejumlah pejabat lainnya.
“Hari ini kita panen raya pertama padi nutrisi. Padi Nutrisi ini adalah padi yang punya keunggulan sendiri, yang panen setiap tiga bulan, ini adalah hal yang baik, yang kita pakai untuk penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem,” ujar Waterpauw.

Pj Gubernur Waterpauw berharap, Kabupaten Teluk Bintuni bisa menjadi lumbung pangan bagi Provinsi Papua Barat.
“Kedepannya saya berharap Bintuni menjadi lumbung pangan untuk kita di Papua Barat,” ujarnya.
Untuk aspirasi petani terkait dengan proses pengairan, Dinas PUPR Papua Barat akan berupaya mencari solusi penyelesaiannya.
“Tadi ada permintaan dari petani untuk saluran air, Kepala Dinas PUPR nanti akan lihat untuk kita carikan solusi,” kata Pj Gubernur Waterpauw.
Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw memberikan apresiasi kepada Bapak Gubernur dan Ketua TP PKK Papua Barat, atas kehadirannya memberikan kami motivasi didaerah untuk terus berinovasi dalam rangka penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Bapak Gubernur selalu ingatkan kita untuk selalu turun ke lapangan, oleh karena itu kita akan selalu turun ke lapangan, mulai dari saya dan pimpinan OPD turun ke lapangan untuk mendengar apa yang disampaikan masyakarat,” ujar Bupati Kasihiw.
Sementara itu, Ketua TP PKK Papua Barat, Roma Megawanty memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh PKK Teluk Bintuni.
“Saya harapkan ini tidak berhenti di Bintuni mohon nanti bisa disebarluaskan ke daerah lain,” ujarnya.
Ketua PKK Teluk Bintuni mengaku apa yang mereka lakukan ini adalah semata untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan karena akan lebih baik jika semakin banyak masyarakat yang dapat terlayani. (*/rls)