Bupati Hermus Pantau Simulasi CAT yang Diikuti Ribuan Tenaga Kesehatan dan Guru

Bupati Manokwari, Hermus Indou saat mengunjungi ruangan para peserta Simulasi CAT di SMA Negeri 1 Manokwari (Foto: Marthina/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Sebagai upaya peningkatan pemahaman dan potensi diri para peserta tes yang berstatus Honorer, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Manokwari, menggelar simulasi Computer Assisted Test (CAT) yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Manokwari, Selasa (5/9).

mostbet

Bupati Manokwari Hermus Indou, berharap ribuan peserta tenaga medis dan tenaga pendidik dapat memahami tahapan dan proses simulasi CAT sehingga dalam pelaksanaannya tidak mengalami kendala.

“Saya pikir simulasi ini dapat membantu bapak dan ibu sekalian untuk dapat memahami dan mampu menggunakan komputer dan membawa dampak positif jika diperhadapkan dengan komputer,” Tutur Bupati Hermus.

Tenaga medis dan tenaga pendidik kata Hermus memiliki peran penting untuk kemajuan pembangunan dan kualitas pelayanan dibidang kesehatan dan pendidikan terlebih pada peningkatan sumber daya manusia. Oleh karena itu, Pemkab Manokwari akan memperhatikan kesejahteraan para tenaga medis dan guru.

“Atas pengabdian dan kerja keras bagi pembangunan di Kabupaten Manokwari, saya sebagai Pimpinan Daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak-ibu semua,” ucap Hermus.

Bupati Manokwari, Hermus Indou saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan (Foto: Marthina/TopbNews.com)

Bupati Hermus mengatakan, apresiasi yang diberikan Pemkab Manokwari kepada tenaga medis dan pendidik juga dengan cara memperjuangkan nasib para tenaga kesehatan dan guru.

“Pemerintah Kabupaten Manokwari berkomitmen memperjuangkan nasib bapak-ibu. Kita sudah dapat formasi untuk guru dan tenaga kesehatan. Mudah-mudahan ini menjadi kesempatan bagi bapak-ibu agar bisa diterima menjadi tenaga P3K,” jelasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Manokwari, Anton Renyaan menjelaskan, simulasi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan kepada para tenaga medis dan tenaga pendidik, terkait tahapan dan proses mengikuti tes nantinya.

“Simulasi ini untuk memberikan pemahaman, sehingga mereka nantinya memahami cara mengisi pada saat mengikuti tes. Jadi kita uji coba supaya mereka familiar dan sudah siap,” katanya.

Simulasi yang akan berlangsung selama dua hari ini, diikuti sekitar 500 tenaga medis dan 900 lebih tenaga guru yang ada di Kabupaten Manokwari. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!