
Jayapura, TopbNews.com – Semua pihak harus aktif berpartisipasi, baik pemerintah daerah, maupun masyarakat. Semua komponen juga harus bekerjasama dan berpartisipasi secara aktif sehingga program penanganan stunting bisa berjalan dan tuntas.
“Penanganan kasus stunting di Kota Jayapura merupakan tanggung jawab bersama,Semua harus aktif berpartisipasi karena masa depan anak bangsa harus cerdas sehat dan memiliki gizi yang cukup,” kata Penjabat Sekda, Robby Kepas Awi kepada Wartawan usai menutup Jambore Kader Posyandu, Sabtu (19/8).
Sekda melanjutkan, saat ini Pemerintah Kota Jayapura terus berupaya menekan angka kasus stunting yang dimulai dari penanganan gizi balita, dan penanganan sanitasi lingkungan.
Dirinya meminta agar Dinas Terkait berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan agar menekan angka Stunting di kota Jayapura, sehingga Tahun 2024 mendatang angka Stunting di kota Jayapura secara bertahap bisa menurun.

“Penanganan Stunting tanggung jawab kita semua terutama intervensi yang dilakukan dari OPD teknis yakni Dinas PUPR harus membangun Jamban yang baik, air bersih. Dinas Perikanan juga memberikan ikan yang cukup kepada warga kota, serta Dinas Pertanian untuk pemenuhan pangan. Pemerintah kota akan terus berupaya di Tahun 2023 dan 2024, sehingga kita juga mengejar program Stunting secara nasional.” ujarnya.
Sementara itu Kadis Kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, kegiatan Jambore posyandu yang dilaksanakan selama dua hari ini (18-19 Agustus 2023) guna memberikan wawasan terkait sistem rujukan dan tata laksana kasus stunting di Kota Jayapura kepada tenaga kesehatan. Menurutnya, sampai saat ini kasus stunting masih menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota Jayapura yang harus segera ditangani.
‘’Kader kesehatan dalam mengemban tugas sangatlah berat, oleh karenanya kegiatan tersebut setidaknya mampu menjadi bahan refleksi dan bersilaturahmi antar kader. Kita berharap dengan pelatihan ini bisa mengatasi gizi buruk, mengatasi gizi kurang, maupun Stunting yang ada di kota Jayapura.” ucapnya.
Gelaran jambore juga diisi berbagai macam fun game yang bertujuan mengakrabkan seluruh kader posyandu yang ada di Kota Jayapura.
“Semoga seluruh posyandu yang ada di Kota Jayapura tetap ada di hati masyarakat dan terus berperan dalam mewujudkan masyarakat sehat,” tandasnya. (*)
Penulis : Natyo