
Manokwari, TopbNews- Legius Wanimbo, resmi menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung setelah dilakukan serahterima jabatan dengan pejabat lama. Disaksikan Staf Ahli Gubernur, Muhammad Tawakal, prosesi serahterima digelar di Kantor Dinas PMK, Jumat (22/7).
Selain serahterima jabatan, prosesi ini sekaligus menjadi ajang melepas mantan kepala dinas, Roberth R.A. Rumbekwan yang akan memasuki masa pensiun.
Mewakili penjabat, Muhammad Tawakal mengapresiasi atas dedikasi pejabat yang lama, Robert Rumbekwan. Tawakal menilai, selama menjabat Robert Rumbekwan telah meletakkan dasar dan pengabdian yang tinggi. “Terima kasih kepada Bapak Roberth R.A. Rumbekwan atas pengabdian dan dedikasi yang tinggi selama ini. Dengan visi misi yang telah dicanangkan dan berusaha diwujudkan selama mengabdi sebagai ASN,” ujar Tawakal membacakan sambutan Pj. Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.
Sementara itu, Kepala Dinas PMK yang baru dilantik, Legius Wanimbo juga mengapresiasi pejabat sebelumnya. Sebagai penerus, dia mengaku bangga dengan pengabdian dan dedikasi pendahulunya itu. “Saya bangga atas pengabdian Bapak Robert Rumbekwan,” kata Legius.
Sebagai symbol ucapan terima kasih, Robert Rumbekwan menerima kenang-kenangan berupa cincin tali kasih yang disematkan Plt. Kepala Dinas PMK.
Legius Wanimbo sebelumnya telah diangkat Pj. Gubernur Papua Barat sebagai Plt. Kepala Dinas PMK berdasarkan Surat Keputusan Perintah Pelaksana Tugas Nomor : 800.1.3.3/23/Plt/2023 yang ditetapkan tanggal 3 Juli 2023.
Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Barat, Legius Wanimbo menyampaikan, akan memperkuat sistem data kampung dengan demikian dana khusus yang diberikan berbasis data sehingga arah pembangunan khusus mengarah kepada masyarakat akan teridentifikasi berbasis data.
“Kita akan memperkuat data Sistem Administrasi Informasi Kampung (SAIK+) tapi juga dengan aplikasi Sikampung, sehingga lebih jelas penerima manfaat pada pembangunan itu baik Otsus maupun non Otsus akan teridentifikasi secara baik dan tepat melalui data valid,” katanya.
Menurutnya, pendataan akan dilakukan dengan mengangkat kader-kader generasi milenial.
“Kita akan mengangkat kader-kader di kampung dan kami mohon di SKK-kan oleh Gubernur sehingga kita dapat merasakan dari dana khusus itu setiap kader-kader pemuda yang ada di kampung tidak lagi jadi penonton tapi mereka jadi pelaku terlibat langsung didalam mewujudkan kesejahteraan mulai dari kampung,” terang Plt. Kepala DPMK Papua Barat, Legius Wanimbo. (*)
Penulis: Tim Redaksi