
Manokwari, TopbNews- Sekretaris Daerah Papua Barat, Dance Sangkek mewajibkan para kepala OPD dan jajaran berbelanja di arena pameran akbar UMKM Papua Barat. Bahkan setiap Kepala OPD diwajibkan berbelanja setiap hari dengan nilai Rp.2 juta. Sementara para pejabat eselon tiga, diharuskan berbelanja minimal Rp.500 ribu setiap hari.
“Paling kurang belanja sampai tanggal 10. Sampai dengan puncak acara. Eselon tiga wajib hukumnya,” kata Sekretaris Daerah Papua Barat, Dance Sangkek saat membuka pameran UMKM, Senin (8/5).
Papua Barat, kata Sangkek, menargetkan total transaksi hingga 2024 adalah sebesar Rp.50 miliar. Selain itu, ditargetkan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Papua Barat setahun ini adalah sebanyak 30 ribu orang. Untuk memenuhi target itu, pemerintah kini fokus membenahi dan mempromosikan sejumlah obyek wisata. Di antaranya Triton di Kaimana, Teluk Cenderawasih, Pegunungan Arfak dan beberapa daerah lainnya. “Raja Ampat sudah tidak ada, jadi kita harus kembangkan obyek wisata di Papua Barat,” tutur Sangkek.
Saat ini, menurut Sangkek, Papua Barat masih mengandalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki. Namun hingga beberapa waktu ke depan, sumber daya tersebut akan habis. Sehingga menurut dia, UMKM adalah masa depan bagi daerah untuk meningkatkan ekonomi.
“Capaian makro masih merah. Uang cukup besar, tapi mengapa uang besar tidak bisa menghasilkan hal-hal positif. Pola kerja harus bisa diubah maka pertumbuhan ekonomi akan lebih baik. Dan cepat atau lambat, kemiskinan ekstrem bisa diubah. IPM akan naik. Daya beli akan naik. Angka sekolah naik, harapan hidup naik. Tapi kalau kita kerja biasa-biasa saja, jangan harap akan ada perubahan,” tandas Sangkek di hadapan para ASN Provinsi Papua Barat. (*)
Penulis: Tim Redaksi