
Manokwari, TopbNews – Dalam Rangka Silaturahmi menuju Musyawarah Besar III Kuri – Wamesa pada akhir bulan April, Masyarakat Adat Suku Kuri-Wamesa melaksanakan Buka Puasa Bersama, di salah satu Hotel di Manokwari, Provinsi Papua Barat, Sabtu (8/4).
Ketua Panitia Musyawarah Besar (Mubes) III Kuri – Wamesa, Dominggus Urbon menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun tali silaturahmi dengan keluarga muslim yang sedang menjalankan puasa serta meningkatkan rasa kebersamaan dalam satu suku besar.
“Masyarakat adat suku Kuri Wamesa ini ada yang beragama Protestan, agama Katolik dan agama Islam. Melalui kegiatan ini supaya agama keluarga itu terwujud didalam kearifan suku besar yang meliputi 8-9 Kabupaten. Disamping itu, ini momen bersejarah karena umat muslim menjalankan Ramadhan bulan puasa dan umat Kristen yang memperingati Jumat Agung dan merayakan Paskah,” ucap Urbon kepada awak media.
Menurutnya, kegiatan ini juga sekaligus untuk mempersiapkan rencana besar gelaran Mubes III Kuri – Wamesa, setelah 20 tahun tidak dilaksanakan. Dimana dalam Mubes akan dilakukan satu restorasi dan reformasi adat. Menata adat, melakukan konsiliasi adat dalam rangka mempersiapkan suku besar dalam pembangunan pluralisme orang asli Papua menuju kepada demokrasi Indonesia.
“Harapannya masyarakat bisa melakukan proses transformasi sosial ekonomi, budaya dan politik sehingga kita masuk bagaimana mewujudkan integrasi antara adat dan negara di dalam otonomi khusus yang diakui dan dihormati oleh negara,” terang Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat.

Selain itu, Kaka Dom Sapaan Akrab Dominggus Urbon mengatakan, kegiatan ini juga untuk mendekatkan Penjabat Gubernur Paulus Waterpauw dengan masyarakat Kuri – Wamesa.
“Penjabat Gubernur, Paulus Waterpauw adalah bagian dari masyarakat Kuri – Wamesa, namun banyak masyarakat belum sempat ketemu beliau karena lama di Jawa. Oleh karena itu pada momentum ini kita mengundang beliau sekaligus bisa bersilaturahmi bersama dengan saudara-saudara muslim dari Kabupaten Kaimana, Teluk Bintuni, Kaimana, dan Fak-Fak,” ujarnya.
Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw Pada kesempatan itu mengatakan, momentum silaturahmi dan buka puasa kali ini, disamping untuk meningkatkan kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama, tetapi juga akan memberi nilai tambah bagi masyarakat Kuri-Wamesa dalam merekatkan pluralisme.

“Buka puasa ini sebagai pengantar suksesnya pelaksanaan musyawarah besar III Kuri-Wamesa yang akan dilaksanakan akhir bulan ini. Semoga pelaksanaan Mubes dapat berjalan baik dengan tetap menjaga situasi daerah,” katanya.
Musyawarah Besar III Kuri – Wamesa rencananya akan dilaksanakan pada 27-28 April 2023 di Bintuni. Mubes diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.000 orang.
Penulis : Tesan