PFA akan Ubah Pola Pikir Anak Papua Tentang Sepakbola

Pelatih Kepala Papua Football Academy, Ardiles Rumbiak. (Foto: Istimewa/ TopbNews.com)

Timika, TopbNews – Pelatih asli Papua berlisensi A AFC PSSI Diploma, Ardiles Rumbiak yang sukses bersama tim di Papua dan Belitong FC, mempunyai mimpi besar menghasilkan bibit pemain berkualitas. Melalui Papua Football Academy, Ardiles berharap akan lahir pemain hebat dalam bermain bola tetapi juga memiliki wawasan yang luas.

mostbet

Dihubungi via telepon selulernya, Ardiles mengaku memilih di akademi karena ada beban moril membentuk generasi muda Papua, bukan hanya dalam bermain sepak bola. Tetapi juga pola pikir dan pendidikan.

“Kenapa saya memilih melatih academy? karena itu adalah tantangan tersendiri bagi saya. Ada tiga hal yang membuat saya untuk memilih melatih di Papua Football Academy. Pertama saya ingin merubah mindset atau pola pikir agar ke depan 10 atau 15 tahun ke depan kita juga bisa dapat bersaing. Kedua, melalui Papua Football Academy, saya ingin melihat pendidikan anak-anak lebih baik lagi. Artinya, ketika mindset mereka telah berubah, otomatis pendidikan mereka akan berjalan lebih baik. Dan ketiga, baru kita masuk ke sepak bola. Apabila mindset dan pendidikan sudah berjalan dengan baik maka otomatis ketika berbicara tentang sepak bola maka anak tersebut bisa memahami materi latihan karena telah memiliki mindset dan pendidikan yang baik,” kata Ardiles.

Disinggung tentang tantangan dalam melatih tim senior dan akademi, Ardiles mengaku ada perbedaan saat menangani dua kelompok usia itu.  Terutama dalam berkomunikasi dengan anak asuh.

“Ketika melatih tim senior, kalau ada kekurangan atau kesalahan kita identifikasi. Kemudian  masalah dan kesalahan kita rubah dengan mengubah gaya-gaya bermainnya sesuai dengan apa yang kita inginkan. Kalau anak-anak, jika mereka melakukan kesalahan kita tidak langsung memberitahu kesalahannya. Tetapi kita bertanya. Dari jawaban anak-anak itulah kita jelaskan apa kekurangan yang harus mereka perbaiki,” jelas Ardiles.

Papua Football Academy sendiri diyakini berdampak pada pengembangan sepak bola generasi muda di Papua. Ke depan, Ardiles yakin akan banyak anak Papua yang berlatih dan bekerja keras untuk bisa bergabung di Papua Football Academy.

‘Setelah anak-anak bergabung bersama Papua Football Academy, mereka dapat dibina dengan tiga hal yang disampaikan tadi. Yaitu mindset, pendidikan dan cara bermain bola yang baik,” tutup Ardiles.   (*)

Penulis : John Rogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!