HUT Ke-14 Pangkuwojo dan Halal Bihalal 1447H Jadi Panggung Persatuan Warga Jawa di Teluk Bintuni

Bintuni, TopbNews.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Paguyuban Keluarga Warga Jawa (Pangkuwojo) yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal 1447 Hijriah berlangsung penuh kehangatan dan semangat persaudaraan di Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat solidaritas warga Jawa sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman Papua.

Sekretaris Panitia, Yusuf Adha dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan HUT Pangkuwojo tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan hiburan masyarakat.

Suasana kebersamaan semakin terasa karena perayaan tersebut juga dirangkaikan dengan Halal Bihalal 1447 Hijriah sebagai wadah saling memaafkan dan mempererat hubungan antaranggota maupun masyarakat lintas suku di Teluk Bintuni.

Ketua Karateker Pangkuwojo, Syamsul Huda, menyampaikan bahwa perjalanan 14 tahun Pangkuwojo bukanlah waktu yang singkat.

Menurutnya, organisasi tersebut telah berkembang menjadi wadah pemersatu warga Jawa sekaligus organisasi sosial kemasyarakatan yang ikut menjaga keharmonisan di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Pangkuwojo telah tumbuh menjadi wadah pemersatu warga, tempat mempererat silaturahmi dan organisasi yang ikut berkontribusi menjaga keharmonisan masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni”, katanya.

Ia juga mengajak seluruh anggota menjaga organisasi dengan hati yang bersih dan mengedepankan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi maupun kelompok.

Dalam sambutannya, Syamsul Huda turut menyinggung dinamika organisasi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan karateker bersifat sementara dan tidak boleh dijadikan alat memperpanjang konflik ataupun memunculkan friksi di tengah masyarakat.

“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam organisasi. Tetapi kita harus menyikapinya dengan bijak dan mengedepankan rasa persaudaraan”, tegasnya.

Menurutnya, Pangkuwojo dibangun atas dasar sukarela dan semangat kebersamaan. Karena itu ia berharap seluruh anggota tetap menjaga ketertiban organisasi demi mendukung pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni.

“Di usia ke-14 tahun ini saya berharap Pangkuwojo semakin dewasa, semakin solid dan semakin bermanfaat bagi masyarakat serta daerah Kabupaten Teluk Bintuni”, tambahnya.

Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Kabupaten Teluk Bintuni, Yan Viktor Kamisopa, yang mewakili masyarakat tujuh suku dan Orang Asli Papua, turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Pangkuwojo.

Ia mengatakan bahwa Tanah Papua terbuka bagi seluruh suku bangsa yang datang dan hidup bersama, termasuk masyarakat Jawa yang membentuk organisasi sebagai wadah persaudaraan.

“Tanah Papua menerima semua suku bangsa. Organisasi seperti Pangkuwojo ini penting agar kita saling mengenal dan menjaga kebersamaan”, ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota menjaga kekompakan dan tidak menciptakan konflik internal karena organisasi tersebut merupakan rumah bersama.

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRK Teluk Bintuni, Budi Iriyanto Nawarisa, memberikan apresiasi kepada keluarga besar wong Jowo di Kabupaten Teluk Bintuni atas kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, selama 14 tahun Pangkuwojo telah menunjukkan eksistensinya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni.

“Saya berharap Pangkuwojo terus memegang teguh filosofi di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung dan menjadi perekat persatuan di tengah kemajemukan di tanah Papua”, katanya.

Ia menambahkan bahwa momentum Halal Bihalal 1447H menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi demi mewujudkan Teluk Bintuni yang aman, damai dan harmonis.

Perayaan HUT ke-14 Pangkuwojo dan Halal Bihalal 1447 Hijriah itu berlangsung meriah dengan nuansa kekeluargaan yang kuat.

Semangat persatuan dan kebersamaan yang ditunjukkan seluruh warga diharapkan menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni ke depan. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!