Pemkab Kepulauan Yapen dan WWF Indonesia Program Papua Jalin Kemitraan

Manokwari, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen resmi menjalin kerja sama dengan WWF Indonesia Program Papua melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

mostbet

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis memperkuat perlindungan lingkungan serta mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Penandatanganan di Kantor Bupati Kepulauan Yapen dan menjadi tonggak awal kolaborasi lintas sektor pengelolaan sumber daya alam berbasis ekologi, sosial, budaya, dan ekonomi secara seimbang.

Sebagai wilayah strategis di Tanah Papua dengan ibu kota di Serui, Kepulauan Yapen dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang tinggi, baik di darat maupun laut.

Di sisi lain, wilayah ini juga menghadapi berbagai tantangan lingkungan, seperti tekanan terhadap ekosistem, perubahan tata guna lahan, serta kebutuhan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, menegaskan kerja sama merupakan komitmen nyata menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, kekayaan alam merupakan anugerah yang harus dijaga demi keberlangsungan generasi mendatang.

Kemitraan ini mencakup sejumlah ruang lingkup strategis, meliputi Penguatan tata kelola lingkungan hidup berbasis pendekatan ekosistem; Perlindungan wilayah darat, pesisir, dan laut; Pemulihan ekosistem hutan, mangrove, dan terumbu karang; Integrasi konservasi keanekaragaman hayati dan ketahanan iklim dalam kebijakan pembangunan; Pengakuan dan perlindungan wilayah adat; Pengembangan ekonomi lokal berbasis keberlanjutan; serta Peningkatan kesadaran publik melalui pendidikan lingkungan.

Pimpinan WWF Indonesia Program Papua, Wika A. Rumbiak, menyampaikan pihaknya berkomitmen mendampingi masyarakat lokal dalam mengembangkan praktik konservasi berbasis kearifan lokal.

WWF juga mendorong penguatan pengetahuan, advokasi kebijakan, serta penegakan hukum lingkungan yang bertanggung jawab.

Kerja sama juga menargetkan penguatan pendidikan lingkungan hidup melalui program Adiwiyata di sekolah-sekolah.

Program yang sebelumnya telah berhasil diterapkan di Kabupaten Jayapura akan direplikasi di Kepulauan Yapen sebagai contoh praktik baik.

Pada tahun 2026, fokus program pendidikan lingkungan akan mengangkat tema Food Loss and Waste, yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga sekolah tentang pengelolaan makanan secara bijak serta pengurangan sampah makanan.

Edukasi ini juga menyoroti dampak gas metana dari sampah makanan yang memiliki potensi pemanasan global jauh lebih besar dibandingkan karbon dioksida.

Kedepan, kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dan WWF Indonesia Program Papua diharapkan tidak hanya menjadi kesepakatan formal, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang aktif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan serta kesejahteraan masyarakat. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!